Fashion Bolahita
  • Home
  • BOLAHITA
  • 3 Pemain PSMS Kurang Fit, Jafri Tetap Usung Kemenangan

3 Pemain PSMS Kurang Fit, Jafri Tetap Usung Kemenangan

Abdi Panjaitan Senin, 07 Oktober 2019 09:12 WIB
BOLAHITA / ABDI PANJAITAN
PSMS Medan tak boleh kalah saat tandang ke markas PSGC
Pesan Tulang Bolahita

BOLAHITA, MEDAN - PSMS Medan kembali menjalani laga penting pada pekan ke -20 lanjutan kompetisi liga 2 Indonesia. Kali ini, tim berjuluk ayam kinantan menghadapi tuan rumah PSGC Ciamis, Di Stadion Galuh Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (7/10) sore.

Kemenangan 2-1 atas di kandang Sriwijaya FC pekan lalu, tentu menjadi modal bagus bagi Legimin Raharjo dkk, kala datang ke markas Ciamis. Namun, anak asuh Jafri Sastra tidak boleh lengah di laga kali ini. Meski secara posisi klasemen kedua tim cukup berbeda, namun faktor tuan rumah bisa saja menjadi pembeda di laga nanti.

Dalam lawatannya ke PSGC, Jafri tentu tidak ingin membuang kesempatan meraih hasil maksimal. Namun, kabar kurang baik dialami tim tamu. Tiga pemain pilarnya masih diragukan tampil. Sang Kapten Legimin Raharjo masih pemulihan telapak kaki usai melawan Sriwijaya. Sedangkan M Renggur dan Ilham Fathoni masih kurang fit karena demam. Alhasil, pada sesi Official Training (OT) di Stadion Galuh, tiga pemain juga tidak tampak hadir.

“Sampai tadi pagi latihan OT ada beberapa pemain yang tidak bisa mengikuti latihan karena demamnya belum bisa kembali pulih. Legimin masih bermasalah dengan telapak kakiknya. Kemudian Renggur dan Fathoni masih kita pantau demamnya itu. Mudah - mudahan besok pagi sudah pulih. Kita mungkin tidak masalah. Yang pasti ada tiga pemain yang kita pantau terus. Dari 18 pemain ada tiga pemain yang belum fit,” kata Jafri Sastra, Minggu (6/10).

Setelah tiba di Ciamis pada Sabtu lalu, tim PSMS juga mengalami kesulitan mendapat lapangan latihan yang memadai di Ciamis. Hal ini hampir sama yang dialami di Palembang. Maka, tim hanya menggelar latihan ringan. PSMS baru bisa menjalani latihan di Stadion Galuh pada agenda OT, itupun dengan durasi satu jam saja.

“Kita juga sedikit terkendala kemarin ketika kita di Palembang kesulitan dapat lapangan latihan. Kemudian kita latihan di lapangan futsal. Kalaupun ada ya itu, efeknya kaki pemain ada yang terkilir. Disini (Ciamis, red) kita juga kemarin tidak mendapatkan lapangan yang baik, akhirnya kita latihan ringan. Nah, tadi pagi kita baru bisa latihan. Itupun dengan altihan terbatas satu jam,” ucap eks pelatih PSIS ini.

Meski terkendala sejumlah hal, namun Jafri mengaku hal itu tidak berpengaruh bagi kesiapan tim secara umum. Bertandang ke Ciamis, Jafri tetap targetkan bisa memetik poin penuh. Kemenangan atas Sriwijaya diakui Jafri menambah motivasi Legimin dkk.

“Tapi, Insya Allah tim tidak ada masalah, Hanya tinggal bagaimana menajga motivasi pemain. Kita harapkan muncul lagi besok. Kalau target poin secara umum kita ingin tampil lebih baik lah dan bisa tampil maksimal. Kemudian bisa konsisten secara permainan baik taktik maupun teknik. Tpai, kita juga harus lihat kondisi pemain juga,” yakinnya.

Begitupun Jafri tidak ingin berjumawa. Meraih poin di kandang lawan pastilah tidak mudah. Selain didukung publik tuan rumah, setiap tim juga memiliki motivasi beda. Termasuk PSGC tentu tidak ingin membiarkan tim PSMS bisa meraih poin. Apalagi tuan rumah sedang berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi. Jafri mengintruksikan anak asuhnya tampil percaya diri dan bermain lepas tanpa beban.

“Kalau secara tim hasil kemarin adalah sebagai modal yang baik. Tapi, harus kita perhatikan lagi setiap lawan memiliki karakter yang beda- beda. Lapangan juga berbeda - beda. Ini yang harus kami waspadai dari tim lawan. Harus lebih pintar memanfaatkan situasi. Yang penting besok kita bermain tidak sampai tertekan dan kita bisa bermain lepas. Ktia memang butuh poin, lawan juga butuh poin. Yang pasti sekalipun lawan itu berada di bawah kita, tapi kita juga harus bekerja lebih keras laga besok melawan Ciamis untuk meraih poin pastinya,” kata Jafri.

Di satu sisi, Jafri mengaku masih banyak hal yang menjadi catatan tim pelatih terkait kelemahan tim yang masih terlihat di laga sebelumnya. Sayangnya, kelemahan itu tidak bisa dievaluasi secara maksimal, karena kondisi lapangan yang tidak refresentatif.

“Prinsipnya masih banyak kekurangan di laga kemarin (Sriwijaya). Tetap harus ada yang kita perbaiki terus dengan waktu " waktu yang ada. Kita punya waktu dua hari dan kita berbicara dengan pemain yang ada. Walaupun kita waktu di Palembang kita tidak punya tempat latihan yang baik dan kabut disana juga bermasalah. Padahal kita sudah punya catatan apa yang harus kita benahi, sayangnya itu tadi waktu kita terbuang karena lapangan yang kita inginkan tidak dapat,” akuinya.

Begitu juga dengan pemain yang bakal diturunkan di laga nanti, Jafri masih menunggu kondisi mereka hingga Senin pagi. Jafri hanya akan menurunkan pemain yang benar " benar siap bertanding dan bisa berkontribusi dengan tim. “Kita lihat aja situasinya besok, kondisinya seperti apa. Kita lihat pagi besok masih ada. Kita akan pilih pemain yang bisa berkontribusi dengan tim,” pungkasnya.

Toko Sport Terlengkap Termurah di Kota Medan
T#gs Liga 2Liga IndonesiaMulyadi SimatupangPSMS MedanPSSIRap Rap Attitudeayam kinantanbolahitabolahita.idbolahita idbolahita.idbolahita idpsms
GAME ON 2018
Bolahita Fashion
Komentar