PSMS Medan

Beberapa Poin Dalam Virtual Meeting Liga 2

AJP Selasa, 11 Agustus 2020 22:17 WIB
BOLAHITA / ABDI PANJAITAN
Manajemen PSMS Medan

BOLAHITA, MEDAN - Dihadiri oleh 24 tim liga 2, Virtual Meeting tadi membahas beberapa hal. Hampir semua kontestan mempertanyakan soal subsidi dan meminta kenaikan.

Melalui Julius Raja, sekretaris klub PSMS Medan, bolahita mencoba merangkum hal - hal yang dibahas dalam Virtual Meeting tersebut.

"Dalam virtual meeting tersebut, klub-klub lebih menekankan kepada perihal subsidi. Artinya mereka minta subsidi ditambah dan dipercepat. Persoalan Corona ini bukan hanya di PSSI atau PT LIB. Tapi klub-klub juga mengalaminya kesusahan. Hingga kalau bisa subsidi itu jangan dibagi empat termin. Tetapi dua termin, yaitu September dan Oktober. PSSI sebelum membagi empat termin hingga Desember," kata Julius Raja.

"Kedua, kalau klub yang mau mengajukan diri menjadi tuan rumah dipersilahkan. Nah sampai saat ini baru ada sembilan klub yang mengajukan diri, termasuk PSMS Medan," ucap Julius Raja.

"Ketiga mengenai status pemain. Pemain Liga 1 boleh dimainkan ke Liga 2. Dan nanti akan ada pendaftaran ulang pemain yang baru. Jadi klub diperbolehlan mendaftar ulang. Tapi kuota tetap 30. Setiap pemain tidak boleh seenakmya meninggalkan klub tanpa ada surat," Julius Raja.

Pelaksanaan kick off Liga 2 tidak mengalami perubahan. Tetap tanggal 17 Oktober 2020. Status tuan rumah dan pembagian grup akan melalui undian.

"Lalu ada juga pertanyaan klub-klub soal penanganan kesehatan di fase corona ini. Nanti di awal september ada workshop medical. Ini untuk semua pemain akan ada swab test untuk 14 hari," Julius Raja.

Lalu Liga 2 dipastikan tanpa penonton. Jadi tidak ada istilah nobar di luar stadion. Nonton di rumah masing-masing melalui streaming.

Babak 8 besar ditempat netral dan ditentukan LIB di Pulau Jawa di daerah hijau tentunya. Total ada 75 pertandingan

T#gs Mulyadi SimatupangPSMS MedanPSSIRap Rap Attitudeayam kinantanbolahitapsms
Komentar