Oleh Oleh Kota Medan

PSMS Medan

Jafri Sastra : Bantu Kami dengan Doa

Tiga Pemain PSMS Absen, Akui Cilacap Lebih Baik
AJP Rabu, 11 September 2019 10:07 WIB
BOLAHITA / AJP
Jafri Sastra pelatih anyar PSMS Medan
Pesan Tulang Bolahita
BOLAHITA, MEDAN - Kehadiran pelatih baru PSMS Medan, Jafri Sastra lantas tak menjadi jaminnan untuk memenangkan laga dengan PSCS Cilacap besok di Stadion Teladan.

Pasalnya, Jafri Sastra terbilang baru bergabung. Kemudian dalamp pekan ke 16 tersebut, PSMS kehilangan tiga pilar penting. Rendy Saputra, Afiful dan Aidun Sastra karena akumulasi kartu. Bisa-bisa ini akan menjadi batu sandungan untuk Legimin Rahardjo dkk meraih kemenangan.

“Kalau garis besar, belum tahu besar atau kecilnya kendala. Insya Allah mudah-mudahan itu tidak jadi kendala. Karena sebelum latihan atau saat ada waktu dimana saja saya berdiskusi dengan Coach Edi (Syahputra, asistennya). Karena beliau yang tahu karakter pemain,” kata Jafri Sastra di Stadion Teladan, Selasa (10/9/2019) sore.

“Saya masih tiga hari di sini, saya masih selalu membaca dan belajar tentang anak-anak. Yang terpenting anak-anak bisa menerima kehadiran saya dan saya juga welcome dan menerima kekurangan dan kelebihan anak-anak,” ucap Jafri Sastra.

Menghadapi Cilacap, Jafri Sastra sudah mengintruksikan skuadnya untuk bermain maksimal. Sebab menurutnya, sisa tujuh laga musim ini adalah teramat penting. “Saya sudah sampaikan ke anak-anak tujuh laga adalah final. Kalau kita bicara final, kita harus bekerja keras. Mudah-mudahan berjalan dengan yang kami harapkan,” beber Jafri Sastra.

Lawan perdana Jafri di PSMS, Cilacap menurutnya lebih baik dari PSMS. Ini kata Jafri sesuai dengan peringkat di klasemen sementara wilayah Barat Liga 2. Dimana Cilacap peringkat 4 dengan 26 poin, sedangkan PSMS uruta 7 dengan 24 poin. “Yang pasti Cilacap kondisi saat ini tim yang lebih baik dari kita dari aspeknya segi klasemen dia di atas. Kita tetap memberikan respek ke mereka. Ini kami jadikan motivasi agar bisa memenangkan laga home,” ungkapnya.

Tiga hari intensif bersama Legimin Raharjo dkk, Jafri mengatakan tim pelatih terus mendorong motivasi para pemain untuk menang. “Jeda tiga hari kita manfaatkan, meningkatkan gairah anak-anak untuk melawan Cilacap, semua berjalan lancar. Harapan semuanya, harapan keluarga kami juga masing-masing pemain pelatih, manajemen untuk menang. Tapi yang lebih penting hidup kita harus bekerja keras dan doa,” ungkapnya.

“Dan keputusan ada di tangan Allah, semuanya ingin menang. Bantu kami dengan doa, tapi jangan bantu kami dengan caci maki, kasihan anak-anak,” timpalnya.

Jafri mengatakan pembenahan memang sedang dilakukannya di tim, terutama soal pertahanan dan penyerangan. Apalagi, dia melihat statistik PSMS memasukkan 17 dan kemasukan gol 18.

“Yang harus bisa saya progreskan dan harus saya kedepankan dulu adalah pertahanan bagaimana bisa sedikit kebobolan. PSMS, golnya banyak, kebobolan juga banyak. Kemudian finishing juga yang harus kita tingkatkan. Harus ada garis lurus dari membuat gol dengan kebobolan itu agar tidak berimbang lagi. Artinya harus lebih banyak buat gol daripada kebobolan,” pungkasnya.
Toko Sport Terlengkap Termurah di Kota Medan
T#gs Jafri SastraMulyadi SimatupangPSMS MedanPSSIRap Rap Attitudeayam kinantanbolahitabolahita.idbolahita idbolahita.idbolahita idpsms
GAME ON 2018
Komentar