PSMS Medan

Liga 2 Digelar Oktober, Sudah Tidak Seru

AJP Rabu, 03 Juni 2020 08:15 WIB
BOLAHITA / ABDI PANJAITAN
PSMS Medan saat mengikuti rapat virtual dengan PSSI

BOLAHITA, MEDAN - Bakal dilanjutnya kompetisi Liga 2 memang menguat. Namun PSSI belum memberikan keputusan resmi terkait hal tersebut.

Informasi yang diperoleh, kompetisi akan digulirkan pada pertengahan Oktober atau tepatnya dua pekan setelah Liga 1 berjalan di awal Oktober.

Kabarnya juga PSSI dan PT LIB selaku operator liga akan menerapkan sistem home turnamen di mana 16 grup akan dibagi dalam empat grup yang masing-masing diisi oleh 6 tim.

Dan akan diambil dua tim terbaik Liga 2 promosi ke Liga 1 musim berikutnya. Liga 1 nantinya tidak menerapkan sistem degradasi dan secara otomatis di kompetisi musim berikutnya jumlah peserta Liga 1 yang awalnya 18 tim akan bertambah menjadi 20 tim.

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang menyambut baik wacana itu dan meminta PSSI dalam hal ini PT LIB sebagai operator liga untuk mempertimbangkan tiga aspek.

"Kalau pun jadi dilaksanakan kita minta PSSI mempertimbangkan 3 aspek, yakni mengenai gaji dan kontrak pemain. Yang kedua mengenai undian grup dan ketiga tempat pertandingan harus benar-benar netral," harap Mulyadi di sela sesi rapat virtual bersama PSSI yang berlangsung di sekretariat Kebun Bunga Medan, Selasa (2/5/2020) sore.

"Lebih diuntungkan secara finansial karena kompetisi lebih singkat dan selain itu peluang untuk lolos liga satu lebih besar. Ruginya paling kita masih kurang memahami kekuatan tim lawan," ucap Mulyadi Simatupang.

PSSI rencananya akan memberikan subsidi sebesar Rp 200 juta kepada peserta Liga 2 setiap bulannya selama kompetisi berlangsung.

Kepastian jadi atau tidaknya rencana kompetisi dijalankan, PSSI rencananya akan menggelar rapat dalam waktu dekat.

T#gs Legimin RahardjoMulyadi SimatupangPSMS MedanPSSIRap Rap Attitudeayam kinantanbolahitapsms
Komentar