Oleh Oleh Kota Medan
  • Home
  • BOLAHITA
  • PBTI Bukan Lembaga Militer. Ini Penegasan Lan Ananda Pasca Dirinya Diganti

Sports Bali

PBTI Bukan Lembaga Militer. Ini Penegasan Lan Ananda Pasca Dirinya Diganti

Yan Daulaka Senin, 09 September 2019 16:11 WIB
BOLAHITA/YAN DAULAKA
Lan Ananda (duduk) bersama seluruh Ketua Pengkab dan Pengkot TI Bali
Pesan Tulang Bolahita
BOLAHITA, TABANAN - Anak Agung Ngurah Lanang Agung Lan Ananda, mantan Ketua Umum TI Bali yang diganti secara mendadak oleh PBTI sebagai induk organisasi menyatakan bahwa penggantian dirinya karena sarat kepentingan PORPROV. Bukan karena dirinya melakukan kesalahan seperti yang dituduhkan.
 
"Lihat saja surat keputusannya, yang tidak ada  menyebutkan kesalahan apa yang saya lakukan dan pasal yang dilanggar dalam AD/ART. Atas tuduhan saya melakukan kesalahan tersebut tanpa pembuktian," ujar Lan Ananda.

"Itu maka setelah Porprov TI digelar saya akan mengajukan nota keberatan dan mosi tidak percaya kepada PBTI sebagai induk cabor Taekwondo Indonesia, hanya untuk menunjukkan kepada seluruh insan TI bahwa PBTI bukan lembaga militer yang bisa menyatakan lembaga dibawahnya bersalah tanpa menyebutkan kesalahan dan pasal yang dilanggar. Emangnya TI ini junta militer," kata Lan Ananda sembari tertawa.

Lan menambahkan bahwa dirinya dan seluruh jajaran Pengprov TI Bali sama sekali tidak kaget dengan keluarnya surat PBTI tersebut. Karena saat acara pengibaran bendera peserta Porprov di Tabanan, telah beredar isu yang dihembuskan oleh salah satu Ketum Konida dan beredar diseluruh pejabat koni kabupaten bahwa akan ada kejutan di TI dalam kurun waktu 2 hari.

"Disamping itu saya diinformasikan bahwa salah satu kepala instansi militer diminta untuk menggantikan saya namun beliau menolak. Seluruh ketua-ketua pengkab saya juga diminta masukan oleh instansi militer soal Muskablub Badung yang menandakan bahwa sudah ada komunikasi soal penggantian saya yang mana seharusnya masa bhakti saya sudah berakhir di bulan Juni dan diperpanjang karena adanya Porprov," kata Lan Ananda.

"Statement salah satu Ketum Koni kabupaten disalah satu media massa yang berharap Plh/Plt Ketum TI untuk menganulir keputusan saya tidak memberikan rekomendasi kepada atlet pelatnas yang terang-terangan menolak membela Bali di Pra Pon adalah korelasi kepentingan yang saya maksudkan. Lihat saja figur dan asal dari Ketum TI yang baru dan susunan pengurusnya ujarnya secara kritis," Lan Ananda.

Lan yang menahkodai TI Bali selama 9 tahun ini hanya berharap cabor Taekwondo Indoensia tetap berjalan lancar dalam Porprov nanti dan penggantian dirinya tidak berdampak apapun pada kejuaraan tersebut.

Oleh karena itu dirinya tetap mendukung Plh/Plt Ketum yang baru untuk memajukan TI Bali, meskipun tetap mempersoalkan PBTI karena menuduh dirinya melakukan kesalahan tanpa pembuktian ujarnya dengan tegas.

Toko Sport Terlengkap Termurah di Kota Medan
T#gs BaliTI Balibolahitabolahita.idbolahita idbolahita.idbolahita id
GAME ON 2018
Komentar