Fashion Bolahita

Muskablub TI Badung Sah. Begini Penjelasan Ketum TI Bali

Pasang Iklan Disini
Yan Daulaka Sabtu, 10 Agustus 2019 08:26 WIB
BOLAHITA / YAN DAULAKA
SSH Taekwondo Bali
Pesan Tulang Bolahita

BOLAHITA, DENPASAR - Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali, AA Lan Ananda dengan tegas mengatakan pimpinan Pengkab TI Badung pasca Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) TI Badung tanggal 22 Juli 2019.


"Sekali lagi saya tegaskan, bahwa pelaksanaan Muskablub itu sudah sesuai AD/ART dan kepengurusannya pun adalah sah. Surat PB TI tanggal 8 Agustus 2019 yang digunakan kubu Tjhin Johannes dan KONI Badung tidak bisa berlaku surut, terlebih kepengurusan TI Badung hasil Muskablub sudah terbentuk sebelum surat PB TI turun,” ujar Lan Ananda, Jumat (9/8/2019) malam.


Lan Ananda yang mantan taekwondoin era tahun 1990 an ini menjelaskan, bahwa pada tanggal 14 Juli 2019 lalu sebanyak 14 klub (dojang) dari 17 dojang anggota TI Badung mendesak digelarnya Muskablub karena Ketua TI Badung Tjhin Johanes dianggap banyak melakukan pelanggaran etika organisasi.


Atas desakan tersebut, Pengprov TI Bali memfasilitasi terselenggaranya Muskablub TI Badung pada tanggal 22 Juli 2019 dan terpilih secara aklamasi Yeni Ekawati menggantikan Tjhin Johanes sebagai Ketum TI Badung yang baru.


Surat PB TI tertanggal 8 Agustus 2019 yang menyebutkan Pengprov TI Bali tidak berhak melakukan Muskablub karena sedang dalam masa perpanjangan masa bhakti, tidak bisa diberlakukan surut. 


Lan Ananda juga mengatakan, PB TI sebelumnya sudah mengeluarkan surat yang menyatakan  dirinya sebagai Ketua Umum TI Bali yang diperpanjang kepengurusannya.


“Maka kalau ada surat dari PB TI yang menyatakan kami tidak berwenang melakukan Muskablub, itu adalah sikap PB TI yang bertentangan dengan AD/ART Taekwondo Indonesia. Coba tanya mereka, pasal berapa yang mengatakan seperti itu? Tanya saja mereka, surat izin perpanjangan kepengurusan TI Bali, apakah ada menyebutkan batasan kewenangan,” ujar Lan Ananda.


Dia menambahkan, dalam surat izin perpanjangan kepengurusan Pengprov TI Bali disebutkan bahwa kewenangan Ketua TI Bali yang diperpanjang adalah mengacu kepada SK sebelumnya yang ditandatangani Ketum PBTI yang lama Marciano Norman, dan tidak ada larangan mengadakan Muskablub (TI Badung). 


Menurut dia, surat PB TI bukan merupakan surat keputusan melainkan imbauan semata.


Pria yang selalu bersikap tegas dalam aturan ini mengatakan selama PB TI tidak menganulir SK susunan personalia Pengkab TI Badung yang dikeluarkan oleh Pengprov TI Bali, tertanggal 5 Agustus 2019, dirinya tidak ambil pusing soal surat apapun. 


Kata dia, dalam kehidupan bernegara harus dilandasi UU dan Konstitusi, sedangkan dalam berorganisasi AD/ART harus di atas segalanya.


“Intinya Pengprov TI Bali hanya  mengakui kepengurusan TI Badung hasil Muskablub. Minggu depan akan kami surati KONI Badung agar tidak mengucurkan dana kepada Pengkab TI Badung yang telah diberhentikan saat terjadi Muskablub,” tegas Lan Ananda.


“Kami akan meminta kejaksaan untuk mengawal proses pemberian dana hibah dari KONI ke TI sehingga tidak terjadi kesalahan prosedur hanya karena  ada pergantian kepengurusan.  Kalau kejaksaan dan BPK mengizinkan, yang silakan saja, karena saya tidak bermaksud merasa benar sendiri soal aturan dan ketentuan,” pungkas Lan.


Toko Sport Terlengkap Termurah di Kota Medan
T#gs Balibolahitabolahita.idbolahita idbolahita.idbolahita id
BOLAHITA for the future
Pasang Iklan Disini
Komentar