Sumatera Utara

NPC Sumut Bina Taekwondoin Menuju Pentas Dunia

admin Sabtu, 04 Juli 2020 13:51 WIB
BOLAHITA / ISTIMEWA
NPC Sumut curi start persiapan

BOLAHITA, MEDAN - Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan terobosan besar dengan membina atlet baru di cabang olahraga taekwondo. Para taekwondoin yang dibina itu nantinya dipersiapkan mengikuti sejumlah event nasional hingga di tingkat pentas dunia yakni Paralimpiade.

Cabang taekwondo memang terbilang baru bagi NPC Sumut bahkan PCI pusat. Mulai 2020, NPC Sumut baru mulai membina atlet cabor tarung itu, hasil penjaringan tim talent scouting ke daerah. Meski belum semua kabupaten/kota terpantau, paling tidak ini merupakan awal baik membina taekwondoin yang bakal menjadi andalan Sumut di berbagai event olahraga paralimpik.

Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting, mengungkapkan ini merupakan program kerja pengurus dalam rangka memaksimalkan pembinaan atlet taekwondo potensial di Sumut. Alan tidak menapik taekwondo merupakan cabor yang memiliki peluang besar meraih prestasi. Terlebih cabor taekwondo pada Paralimpiade 2021 Tokyo resmi dipertandingkan.

“Cabor para taekwondo merupakan salah satu cabor yang dipertandingkan di Paralimpiade 2021 Tokyo. Saya berkeyakinan bisa membina atlet taekwondo, apalagi prospek atlet bisa diandalkan berprestasi. Ktia sudah melayangkan kepada pengurus taekwondo Sumut untuk meminta pelatih Basuki Nugroho. Kita juga berharap ke depan bisa bekerja sama dengan pengurus TI Sumut untuk bisa membina atlet berkualitas nantinya,” ucap Alan, Jumat (3/7).

Diakui atlet lempar cakram ini, perekrutan atlet taekwondo dikhususkan bagi usia muda yang diproyeksikan untuk program jangka panjang menuju Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 Saat Sumut menjadi tuan rumah. “Cabor taekwondo ini memang kita persiapkan untuk jangka panjang, khususnya untuk tahun 2024. Sebelum 2024 mungkin ada event " event internasional yang bisa kita remomendasikan ke NPC pusat bahwa atlet kita bisa berprestasi,” harap Alan.

Lebih lanjut Alan juga turut berbangga, karena hanya pengurus NPC Sumut yang pertama kali membina atlet taekwondo di Indonesia. Apalagi PCI pusat baru akan mensosialisasikan pembinaan cabor ini pada tahun depan.

“Bahkan sampai sekarang taekwondo ini baru di Sumut yang membina, sedangkan pusat baru tahun depan rencana sosialisasi. Jadi, apa salahnya kita start awal. Apalagi kita punya pelatih yang berkualitas dan mau membina atlet kita. Kita juga memiliki atlet yang sangat berambisi. target kita 2024 itu, mudah " mudahan dengan panjang waktu, kita bisa sapu bersih nantinya medali saat tuan rumah nanti,” optimis atlet pelatnas ini.

Demi mempercepat proses penjaringan atlet, NPC Sumut telah mengutus tim talent Scouting langsung dibawah komando ketua umum ke sejumlah kabupaten dan kota di Sumut. Menurutnya, Sumut sebenarnya memiliki sumber atlet hebat yang selama ini tidak terpantau.

“Kita masih sosialisasi cabor taekwondo dan menjaring atlet ke daerah. Atlet yang kita saring ini khusus usia muda, jadi bisa untuk pembinaan jangka panjang. Tahun depan ada event Youth Para Games di Bahrain dari usia 20 tahun ke bawah. Kita sudah koordinasi ke pusat kalau NPC sumut sudah membina. Kita juga sudah kirim video ke NPC Pusat. Ternyata melalui video yang kami kirimkan PCI pusat sangat antusias terhadap pembinaan yang kita lakukan,” ucap Alan.

Sementara pelatih taekwondo NPC Sumut Basuki Nugroho mengapresiasi semangat pantang menyerah atlet dalam memulai latihan. Peraih emas SEA Games 2011 ini optimis, dengan pembinaan jangka panjang, bukan tidak mungkin Sumut menjadi gudangnya taekwondoin dfabel bagi Indonesia.

“Masa depan mereka masih sangat panjang karena masih muda " muda. Semangat latihan mereka ini bisa menjadi modal awal yang baik untuk menjadi atlet yang sukses. Intinya, terus berlatih keras dan jangan pantang menyerah,” optimis Basuki.

T#gs NPC SumutRap Rap Attitudebolahitaedy rahmayadi
Komentar