Sumatera Utara

Tertundanya PON Papua Disambut Panahan Sumut

admin Senin, 01 Juni 2020 19:07 WIB
Internet
Olahraga Panahan / ilustrasi

BOLAHITA, MEDAN - Penundaan pelaksanaan pekan olahraga Nasional (PON) Papua direspons positif oleh pelatih cabang olahraga (cabor) Panahan Sumut, Toni Manahan Purba.

Toni Manahan Purba mengatakan bisa melihat kelebihan dan kekurangan atletnya sebelum benar-benar terjun bertanding di ajang empat tahun sekali.

Menurut Toni Manahan ada waktu 16 bulan lagi bagi atlet untuk terus berlatih sebelum turun bertanding di ajang PON. Mengenai target yang dikejar cabor panahan, Toni menyatakan yang penting bisa masuk final saat PON 2021 di Papua.

Ia menyatakan saat ini, atlet Panahan Muhammad Hafizh Rayhan tengah melakukan latihan mandiri di rumah dengan alat seadanya yang ia punya.

Jadi, akunya, dari awal Rayhan ikut dengan dirinya sudah menggunakan alat pribadi. Hal itu, dikarenakan karena belum ada alat dari KONI Sumut.

Mengenai bagaimana teknis latihannya, Toni menyatakan Rayhan di rumahnya ada jarak tiga meter dan jarak itu sudah cukup untuk latihan teknik. Namun, akunya, untuk latihan ketepatan tidak bisa. 

T#gs KONI SumutPanahan Sumutbolahita
Komentar