Sumatera Utara

Tuan Rumah PON Sumut Butuh Dukungan APBN

RIDHO Jumat, 23 Oktober 2020 10:54 WIB
BOLAHITA / ISTIMEWA
Secara rinci Musa Rajekshah memaparkan saat ini provinsi Sumut telah melakukan groundbreaking pembangunan sport center di atas lahan 300 hektar

BOLAHITA, MEDAN - Usai melakukan audiensi dengan Menpora Zainuddin Amali, di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (22/10/2020) lalu, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, mengatakan bahwa Menpora sangat mendukung penuh pelaksanaan PON 2024 bisa dilaksanakan di Sumut - Aceh.

Secara rinci Musa Rajekshah memaparkan saat ini provinsi Sumut telah melakukan groundbreaking pembangunan sport center di atas lahan 300 hektar, yang nantinya akan dibangun sejumlah venue cabang olahraga.

Venue tersebut nantinya juga diperuntukkan untuk pelaksanaan pertandingan PON. Namun, Ijek mengakui tidak cukup dana pembangunan jika hanya melalui APBD provinsi. Pemprov tentu sangat butuh dukungan APBN terlebih perusahaan swasta dan pihak ketiga yang ingin menjadi sponsor pembangunan venue cabor.

Maka meyakinkan pihak - pihak tersebut, pemprovsu dikatakan Ijek juga butuh SK penetapan tuan rumah PON.

“Cukup besar, yang pasti APBD kita tidak cukup. Kita harap juga melalui pak menteri mungkin kalau dimungkinkan ada APBN yang bisa membantu. Kedua, kita mencoba juga perusahaan BUMN yang ada di Sumut dan swasta yang bisa membantu CSR nya membangun pembangunan yang kita siapkan juga. Mungkin logo dari orang ataupun perusahaan yang membantu menjadi monumen di gedung - gedung itu," kata Musa Rajekshah.

"Ketiga juga dari program pemerintah kita sedang membangun infrastruktur di Sumut dengan pola pinjaman melalui PT SMI. Sebagian dari pinjaman itu, kita akan bangun venue olahraga yang ada di sport centre di lahan 300 hektar sebagian kecil,” ucap Musa Rajekshah.

Selain itu Wagubsu menargetkan pembangunan sport center diharapkan bisa rampung sebelum tahun 2024. Karena sebelum pelaksanaan PON, venue - venue cabor juga perlu dilakukan uji kelayakan melalui pelaksanaan kejuaraan daerah maupun nasional, atau latihan para atlet tuan rumah.

Begitupun, Ijek panggilan akrab Musa Rajekshah tidak menapik pembangunan venue PON tidak hanya di lahan 300 hektar tersebut. Pemprov bersama pemda akan berkoordinasi tentang pembangunan sejumlah venue PON di kabupaten/kota, terutama daerah yang berdekatan dengan Medan dan memiliki wisata yang menarik, seperti di kawasan Danau Toba.

“Saat ini belum. Kita saat ini sudah mendapatkan lahan 300 hektar, sudah mulai pematangan lahan dan sekarang ini kita sedang mempersiapkan master plan untuk pembangunan  lahan. Termasuk lokasi yang ada pariwisata akan kita bangun venue. Supaya kita mendukung pariwisata daerah melalui sport tourism," kata Musa Rajekshah.

"Mungkin di daerah Danau toba, Tanah Karo, dan daerah yang tidak jauh sekali. Karena setelah nanti siap PON, kita tidak mau tempat - tempat itu terbengkalai karena jaraknya terlalu jauh. akhirnya perawatan di kabupaten/ kota tidak mampu. Ditambah lagi kejuaraan - kejuaraan daerah juga memakan waktu dan biaya yang besar sehingga orang latihan pun sulit. Jadi kita menghindari itu,” Musa Rajekshah

T#gs Musa RajekshahPON 2024PON PapuaPSSIPon Sumut Acehbolahita
Komentar