BTS Raih Peringkat Ketiga di Futsal Nation Cup 2025, Diego Rios Puas dengan Performa Tim

Meski tidak keluar sebagai juara, pencapaian ini dinilai Diego sebagai modal penting untuk menghadapi putaran kedua Pro Futsal League Indonesia 2024-2025.

Apr 28, 2025 - 09:09
Apr 28, 2025 - 09:09
 0
BTS Raih Peringkat Ketiga di Futsal Nation Cup 2025, Diego Rios Puas dengan Performa Tim
Suasana laga Bintang Timur Surabaya vs Fafage Banua di Futsal Nation Cup 2025. (Foto: FFI)

BOLAHITA - Pelatih Bintang Timur Surabaya (BTS), Diego Rios Gayoso, mengaku puas setelah timnya berhasil mengamankan peringkat ketiga di ajang Futsal Nation Cup 2025.

Meski tidak keluar sebagai juara, pencapaian ini dinilai Diego sebagai modal penting untuk menghadapi putaran kedua Pro Futsal League Indonesia 2024-2025.

BTS memastikan tempat ketiga usai mengalahkan Fafage Banua dengan skor 3-1 di laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (27/4/2025).

Diego menilai kemenangan ini sangat penting, terlebih melihat progres positif yang ditunjukkan tim sepanjang turnamen.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

"Kami belum pernah kalah di turnamen ini: menang di perempat final, imbang di semifinal, dan menang hari ini. Ini progres penting untuk menghadapi putaran kedua minggu depan," ujar Diego Rios, Minggu (27/4/2025).

Pemain BTS, Mochammad Iqbal Iskandar, juga menegaskan bahwa kemenangan ini tidak lepas dari kerja keras dan fokus seluruh tim, terutama setelah sempat kecewa karena gagal di semifinal.

"Setelah kekalahan kemarin, staf pelatih terus memberikan motivasi agar kami melupakan hasil sebelumnya dan fokus ke pertandingan hari ini. Alhamdulillah, kami bisa menang," ucap Iqbal.

Di sisi lain, pelatih Fafage Banua, Sayan Karmadi, menyayangkan kekalahan timnya, khususnya karena dua gol BTS tercipta dari situasi bola mati.

"Anak-anak sudah bermain bagus. Hanya saja dua gol dari bola mati membuat kami tertinggal. Ini akan menjadi bahan evaluasi di latihan. Yang penting, semua pemain mendapat kesempatan merasakan atmosfer pertandingan," ujar Sayan.

Sayan juga menekankan pentingnya pengalaman dari turnamen ini sebagai bekal untuk Pro Futsal League. "Berbeda dengan liga, di sistem gugur seperti ini tidak ada ruang untuk coba-coba. Ini menjadi pelajaran penting bagi para pemain," tambahnya.

Sementara itu, pemain Fafage Banua, Sunny Rizky Suhendra, mengakui pertandingan berlangsung seimbang, namun kelengahan di menit-menit akhir menjadi faktor utama kekalahan timnya.

"Pertandingannya cukup seimbang, kedua tim sama kuat. Tapi kami harus lebih fokus lagi. Dua gol terakhir terjadi karena kurang konsentrasi, dan ini menjadi evaluasi untuk menghadapi liga dan playoff ke depan," kata Sunny.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow