Founder Dewa United FC Kunjungi BIS, Bukti Kerseriusan Bermarkas di Banten

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrum, mengatakan hanya tinggal 11 ribu kursi yang belum terpasang di BIS

Founder Dewa United FC Kunjungi BIS, Bukti Kerseriusan Bermarkas di Banten
Kunjungan Founder Dewa United FC, Tommy Hermawan Lo ke BIS. (Istimewa)

JAKARTA - Jajaran elite manajemen Dewa United, Tommy Hermawan Lo dkk melakukan kunjungan ke Banten International Stadium (BIS), Kamis (13/1/2922). 

Kunjungan ini bukan tidak lain menunjukan keseriusan Dewa United FC berhomebase di BIS pada BRI Liga 1 2022 mendatang.

Dalam kunjungannya, Tommy Hermawan Lo ditemani Direktur Utama (Dirut) Dewa United FC, Ardian Satya Negara. Hadir juga Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrum.

Dirut Dewa United FC, Ardian Satya Negara, mengatakan klubnya memang ingin bermarkas di BIS. Meski begitu, belum diputuskan secara resmi Dewa United FC bermarkas di sana.

"Kunjungannya bersifat untuk melihat perkembangan stadion BIS, karena kita tertarik untuk berhomebase di sana. Untuk masalah kerja samanya seperti apa masih dalam tahap pembicaraan," kata Ardian dikutip dari BolaSkor.com.

"Kemarin kita lihat juga BIS sudah hampir 90 persen selesai pembangunannya. Sejauh ini BIS menjadi terdepan untuk jadi homebase kami, sekitar 80 persen," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrum, mengatakan hanya tinggal 11 ribu kursi yang belum terpasang di BIS.

"Saya sendiri meninjau perkembangan pembangunannya, dan memang kebetulan bersama dengan tim dari Dewa United juga,” kata Andika kepada pers usai berkeliling.

"Atap-atap, sound system dan lampu, termasuk juga papan skor sudah terpasang," tambahnya.

Dewa United FC berhasil lolos ke Liga 1 musim depan, usai meraih tempat ketiga terbaik Liga 2 2021. Dewa United FC promosi bersama Persis Solo (juara Liga 2) dan Rans Cilegon FC (runner-up Liga 2).

Klub yang dilatih Kas Hartadi ini berencana bermarkas di BIS yang sedang dibangun dalam proses tahap penyelesaian. BIS merupakan stadion Internasional berkapasitas 30 ribu penonton.