Hasil Cabor Futsal PON 2024 Papua Pegunungan Takluk 2-6 dari Kalimantan Timur
Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Futsal Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (30/8/2024).
FUTSALHITA - Kontingen Papua Pegunungan harus mengakui kekalahan 2-6 dari Kalimantan Timur (Kaltim) dalam pertandingan penyisihan Grup B cabang olahraga Futsal pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut.
Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Futsal Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (30/8/2024).
Pada awal pertandingan, Papua Pegunungan langsung memberikan perlawanan dengan menekan pertahanan Kaltim setelah peluit tanda mulai berbunyi. Hasilnya, Samuel Wepsa dari Papua Pegunungan berhasil mencetak gol pada menit ke-2, mengubah skor menjadi 1-0.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Namun, Kaltim segera merespons dengan cepat. Fajar Aidil berhasil menyamakan kedudukan pada menit yang sama, menjadikan skor 1-1. Tak butuh waktu lama, Achmad Ferdi membawa Kaltim unggul 2-1 pada menit ke-3.
Tertinggal, Papua Pegunungan mencoba menaikkan tempo permainan untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan Kaltim yang solid mampu menghalau serangan-serangan tersebut. Kaltim juga tidak tinggal diam dan terus mencoba memperlebar keunggulan.
Pada menit ke-14, Januar Kbarek dari Papua Pegunungan berhasil mencetak gol penyeimbang, mengubah skor menjadi 2-2. Namun, Kaltim kembali unggul berkat gol Muhammad Akran pada menit ke-19, menutup babak pertama dengan skor 2-3.
Memasuki babak kedua, Kaltim yang unggul satu gol terus melancarkan serangan. Muhammad Akran mencetak gol keduanya pada menit ke-21, memperbesar keunggulan menjadi 2-4. Kaltim semakin mendominasi dengan dua gol tambahan dalam waktu tiga menit, masing-masing dari Muhammad Rifai pada menit ke-25 dan Muhammad Akna pada menit ke-26, membuat skor akhir menjadi 2-6.
Papua Pegunungan, meskipun mengandalkan kecepatan dan umpan langsung, tidak mampu memperkecil kekalahan. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Kaltim 6-2.
Pelatih Futsal Kaltim, Panca Pauji, menyatakan bahwa timnya sempat mengalami kendala di babak pertama karena belum menemukan performa terbaik mereka. "Alhamdulillah, di babak kedua anak-anak sudah menemukan performa terbaiknya, ini hasil kerja keras tim," katanya.
Panca juga mengakui bahwa Papua Pegunungan memiliki permainan yang bagus, terutama dalam transisi yang cepat. "Secara individu, pemain Papua Pegunungan cukup bagus. Kami harus terus menekan dan memanfaatkan kelelahan mereka, meskipun anak-anak kami juga kelelahan," ujarnya.
Panca berharap pada PON berikutnya, jumlah pemain tetap 14 orang, bukan hanya 12, karena menurutnya ini masih tahap pembinaan. "Karena ini masih pembinaan, seharusnya tetap 14 orang. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, kami ingin melindungi para atlet," tuturnya.
Pelatih Futsal Papua Pegunungan, Matheus Balubun, mengakui bahwa timnya masih di bawah Kaltim dalam hal permainan dan akan menjadikan pengalaman ini sebagai bahan pembelajaran. "Kami akui, Papua Pegunungan masih tertinggal dalam hal keilmuan futsal, dan kekalahan ini akan kami jadikan pembelajaran ke depannya," katanya.
What's Your Reaction?