Karo United Ganti Pelatih, Nama Ansyari Lubis Mencuat

Karo United juga datangkan pemain baru

Karo United Ganti Pelatih, Nama Ansyari Lubis Mencuat
Karo United Ganti Pelatih, Nama Ansyari Lubis Mencuat

BOLAHITA, MEDAN - Karo United bisa bernapas lega. Itu setelah PSSI menetapkan kuota tim Liga 3 dari Sumut berjumlah tiga. 

Dimana Karo United finish sebagai peringkat ketiga Liga 3 zona Sumut akhirnya berhak mendapat tiket ke 64 besar putaran nasional yang akan kick off pada 29 Januari mendatang di Pulau Jawa.

Berikut persiapan Laskar Simbisa. 

Karo United memang sudah memprediksi bahwa mereka akan lolos ke fase nasional. Itu sebabnya mereka terus mempersiapkan diri sejak berakhirnya Liga 3 Sumut akhir Desember 2021 lalu. 

Karo United melakukan latihan rutin di Lapangan Yonif 125/Simbisa, Kabanjahe, Kabupaten Karo.

"Ya, kita memang terus melakukan latihan rutin. Kita sudah latihan setelah kompetisi Liga 3 zona Sumatera Utara berakhir," ujar Stefanus Purba, sekretaris tim Karo United. 

Kabar paling mengejutkan adalah dengan digantinya pelatih. Dimana Slamet Riyadi yang berhasil membawa Karo United finish di peringkat ketiga tak lagi terlihat. 

Siapa penggantinya, manajemen klub belum mengumumkannya secara resmi. 

"Pelatih memang ganti. Penggantinya masih dibahas manajemen. Tapi latihan tidak terganggu, karena para pemain juga sangat berambisi lolos ke Liga 2," ucap Stefanus Purba.

Meski belum diumumkan siapa penggantinya, namun nama Ansyari Lubis begitu menguat. Karo United ingin mengulang kembali kebersamaan dan keberhasilan yang tertunda di babak nasional tahun 2019 lalu. 

"Musim ini kita ingin lebih baik," Stefanus Purba.

Selain itu, Karo United juga melakukan bongkar pasang di sektor pemain. Beberapa pemain dicoret. Mereka mendatangkan sejumlah nama baru. Termasuk dari tim kontestan Liga 3 zona Sumut lainnya.

"Kita memang belum memastikan akan membawa berapa pemain ke putaran nasional. Tapi kita akan memanfaatkan kuota yang diberikan PSSI," tambahnya.

Karo United mendaftarkan 23 pemain pada putaran provinsi lalu. Artinya mereka bisa menambah lima pemain baru dan mengganti lima pemain baru.

"Kita bisa mendatangkan 10 pemain baru. Tapi kita lihat dulu bagaimana kualitas pemain yang datang. Kalau bagus, kita bisa memanfaatkan kuota penambahan dan penggantian pemain itu," pungkasnya.