Kesialan Aubameyang Berlanjut Ke Piala Afrika

Kesialan Aubameyang Berlanjut Ke Piala Afrika
Pierre-Emerick Aubameyang (foto : twitter)

Awan gelap tampaknya masih memayungi Pierre-Emerick Aubameyang. Nasib sialnya di Arsenal kini berlanjut ke Piala Afrika 2021.

Dimana Aubameyang sudah dibekukan dari skuat utama Arsenal sejak awal Desember silam. Itu karena dia melakukan pelanggaran disiplin secara berulang.

Sejak saat itu, Aubameyang seolah menghilang dari skuat Arsenal. Pemain berusia 32 tahun tersebut bahkan telah masuk daftar jual The Gunners pada bursa transfer musim dingin.

Di tengah situasi sulit tersebut, Aubameyang punya kesempatan untuk bangkit. Ia dipanggil Timnas Gabon untuk tampil di Piala Afrika 2021.

Aubameyang bukan sekadar pemain biasa di timnas negaranya. Ia berstatus kapten dan bintang utama Gabon.

Tampil di Piala Afrika menjadi kesempatan Aubameyang untuk memperbaiki citranya. Kejuaraan ini juga bisa menjadi sarana untuknya memikat klub-klub besar.

Namun harapan tersebut kini terancam gagal terwujud. Itu karena Aubameyang justru terancam melewatkan laga pembuka fase grup karena positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Aubameyang kini harus menjalani isolasi mandiri hingga hasil tesnya negatif. Padahal empat hari lagi, Gabon akan melakoni laga pertama fase grup kontra Komoro.

Dengan waktu yang singkat, sangat kecil peluang Aubameyang untuk tampil dalam pertandingan tersebut. Ia bahkan terancam masih absen saat Gabon menantang Ghana pada laga kedua, 14 Januari mendatang.

Ironisnya, Aubameyang diduga terinfeksi virus corona saat menghadiri sebuah pesta di Dubai. Momen itu terjadi di sela-sela persiapan Timnas Gabon menuju Piala Afrika.

Pada pesta tersebut, Aubameyang hadir bersama Mario Lemina yang juga dipanggil ke Timnas Gabon. Pemain milik Nice itu kini juga terinfeksi virus corona.

Jika dugaan itu benar, citra Aubameyang tentu akan semakin rusak. Klub-klub besar yang sempat tertarik memakai jasanya bukan tidak mungkin berubah pikiran.