KONI Medan Akan Gelar Tes Fisik Atlet Binaan di SPOBDA Sumut

Tes tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025, di Kawasan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (SPOBDA) Sumatera Utara.

Jul 15, 2025 - 10:31
Jul 15, 2025 - 10:32
 0
KONI Medan Akan Gelar Tes Fisik Atlet Binaan di SPOBDA Sumut
KONI kota Medan ketika memantau latihan atlet binaan cabor tenis meja di YPI Miftahussalam Medan, Kamis (10/7/2025)

SUMUTJUARA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan akan menyelenggarakan tes fisik bagi seluruh atlet binaan sebagai bagian dari proses evaluasi hasil latihan selama ini.

Tes tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025, di Kawasan Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Daerah (SPOBDA) Sumatera Utara.

Ketua Umum KONI Medan, Aswindy Fachrizal, menegaskan bahwa tes fisik ini merupakan langkah strategis untuk memantau tingkat kebugaran dan efektivitas pola latihan para atlet.

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

“Kita ingin melihat apakah program latihan para atlet binaan selama ini benar-benar terukur. Lewat tes fisik ini, kita bisa melihat rata-rata kondisi fisik mereka. Kalau ada yang tidak rutin latihan, pasti terlihat,” ujar Windu—sapaan akrab Aswindy—pada Senin (14/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa idealnya, tes fisik digelar tiga kali dalam setahun. Namun karena adanya penyesuaian anggaran dari pemerintah, KONI Medan hanya dapat mengadakan satu kali tes fisik tahun ini.


Dengan kondisi tersebut, Windu berharap para atlet memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Hasil tes diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat performa dalam menghadapi berbagai ajang olahraga tingkat daerah hingga nasional.

“Harapannya, hasil tes ini jadi acuan. Kalau performa sudah bagus, tentu dipertahankan. Tapi kalau hasilnya kurang memuaskan, berarti ada yang harus ditingkatkan,” jelasnya.

Terkait isu promosi dan degradasi atlet, Windu menekankan bahwa tes kali ini tidak secara langsung menentukan promosi atau degradasi, melainkan murni untuk melihat perkembangan atlet. Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan jika program tersebut diterapkan oleh masing-masing cabang olahraga (cabor).

“Kami serahkan sepenuhnya ke cabor masing-masing. Kalau hasil tes fisik dianggap jauh dari standar, dan cabor ingin menerapkan sistem promosi-degradasi, itu kami persilakan. Tugas KONI hanya memberikan laporan hasil tes sebagai dasar evaluasi,” tambahnya.

Tes fisik ini akan diikuti oleh 350 atlet dari 48 cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI Kota Medan. Untuk mendukung pelaksanaan, KONI bekerja sama dengan akademisi dari Kampus Stok Bina Guna.

Di akhir keterangannya, Windu berpesan agar para atlet mulai mempersiapkan diri sejak dini, termasuk menjaga pola makan dan istirahat agar dapat memperoleh hasil maksimal.

“Kita imbau para atlet menjaga kondisi tubuh mereka dari sekarang. Jaga pola makan, tidur yang cukup, supaya saat tes nanti bisa mendapatkan hasil sesuai harapan,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow