Program Bersekolah Gratis Mulai Diterapkan 2026/2027, Nias Jadi Wilayah Pertama

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, mengumumkan bahwa Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2026/2027.

Nov 14, 2025 - 23:22
Nov 14, 2025 - 23:23
 0
Program Bersekolah Gratis Mulai Diterapkan 2026/2027, Nias Jadi Wilayah Pertama
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Perkembangan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) dan kurikulum Marsipature Hutanabe

BOLAHITA - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara, Alexander Sinulingga, mengumumkan bahwa Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2026/2027. Kepulauan Nias ditetapkan sebagai wilayah pertama yang merasakan manfaat program ini.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam Temu Pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat (14/11/2025).

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Alexander menyatakan bahwa PUBG merupakan bagian dari Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk memastikan seluruh anak usia sekolah bisa mengakses pendidikan menengah SMA/SMK/SLB Negeri tanpa pungutan biaya SPP.

“PUBG hadir untuk menghapus pengutipan biaya pendidikan yang masih terjadi di SMA/SMK. Kita ingin memberikan kesempatan pendidikan yang lebih adil bagi seluruh pelajar,” jelasnya.

Kajian konsultan terkait skema penerapan PUBG telah mencapai 75%, yang mencakup survei pada 539 sekolah. Kajian ini ditargetkan rampung pada akhir Desember, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan juknis dan kurikulum.

Untuk tahap awal di Kepulauan Nias, sebanyak 41.876 siswa akan menerima manfaat PUBG dengan alokasi anggaran sebesar Rp21,484 miliar per semester.

Program ini akan diperluas ke zona lain secara bertahap, dengan kebutuhan anggaran per semester:

  • Zona Pantai Barat: Rp23,461 miliar

  • Zona Dataran Tinggi: Rp58,712 miliar

  • Zona Pantai Timur: Rp98,763 miliar


Seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut ditargetkan bebas pungutan biaya pendidikan pada tahun 2029.

Alexander juga menambahkan bahwa Disdik Sumut sedang menyiapkan program digitalisasi pendidikan, meliputi peningkatan literasi digital hingga penerapan kurikulum Coding dan Artificial Intelligence (AI).

“Digitalisasi adalah kunci transformasi pendidikan. Kita ingin anak-anak Sumut siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow