Real Madrid Ogah Beli Kai Havertz Seharga Rp960 Miliar
Chelsea tetap mengincar Havertz dengan harga tinggi. The Blues berharap akan ada lebih banyak klub peminat yang muncul dalam beberapa hari mendatang.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Real Madrid telah mengevaluasi harga yang ditetapkan oleh Chelsea untuk striker Jerman Kai Havertz dan menganggapnya terlalu tinggi.
Meski tertarik dengan Havertz, Real Madrid enggan memenuhi tuntutan Chelsea.
Real Madrid membutuhkan striker baru untuk musim mendatang, karena empat striker mereka saat ini telah memilih hengkang musim panas ini. Kepergian para pemain tersebut membuat Carlo Ancelotti memiliki pilihan yang terbatas.
Pemain pertama yang keluar adalah Mariano Diaz. Penyerang berusia 29 tahun itu memilih hengkang karena kesempatan bermain yang terbatas.
Selanjutnya, Karim Benzema mendapat tawaran dari Al Ittihad dan memilih mencari tantangan baru ketimbang meneken kontrak baru dengan Madrid.
Dua pemain lainnya yang hengkang adalah Eden Hazard dan Marco Asensio. Sementara masa depan Hazard masih belum pasti, Asensio dilaporkan menuju ke Paris Saint-Germain.
Tidak mengherankan jika Carlo Ancelotti meminta klub untuk mendatangkan penyerang baru. Pilihan jatuh pada Kai Havertz.
Chelsea, menyadari minat Madrid, telah mengumumkan bahwa mereka terbuka untuk menjual sang striker. Namun, menurut Fabrizio Romano, harga yang dipatok Chelsea terlalu tinggi, dan Real Madrid tidak berniat memenuhinya.
"Real Madrid tidak berniat membayar €60 juta plus bonus untuk Kai Havertz. Dia dihargai oleh dewan dan Carlo Ancelotti, tetapi tidak ada rencana untuk menghabiskan uang sebanyak itu," tulis Fabrizio di Twitter.
Sikap Real Madrid itu bisa dipahami. Meski Chelsea mengeluarkan dana hingga €80 juta saat membeli Havertz, performanya menurun drastis. Di musim ini, dia hanya mencetak sembilan gol dari 47 penampilan.
Sementara itu, Chelsea tetap mengincar Havertz dengan harga tinggi. The Blues berharap akan ada lebih banyak klub peminat yang muncul dalam beberapa hari mendatang.
What's Your Reaction?