Resmi, Pemerintah Izinkan Liga 2 Bergulir. Ini Syaratnya

Resmi, Pemerintah Izinkan Liga 2 Bergulir. Ini Syaratnya

Resmi, Pemerintah Izinkan Liga 2 Bergulir. Ini Syaratnya

JAKARTA - Akhirnya, Liga 2 benar-benar meyakinkan bisa berjalan di tanggal 26 September 2021 nanti. Itu setelah mendapatkan izin dari pemerintah untuk menggulirkan kompetisi kasta kedua tersebut.

Pemerintah membuka pelaksanaan pertandingan Liga 2 hanya boleh digelar di kota kabupaten yang masuk ke dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 2.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers, Senin (20/09/2021).

Luhut Panjaitan mengatakan Liga 2 ini bisa digelar dengan syarat maksimal delapan pertandingan per minggu.

"Pembukaan pelaksanaan pertandingan Liga 2 akan digelar di kota kabupaten Level 3 dan 2 dengan maksimal 8 pertandingan per minggu," ucap Luhut Panjaitan. 

Selain itu, pelaksanaan ini harus dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Juga wajib disertai dengan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

"Seiring dengan kondisi situasi Covid-19 yang semakin baik, serta implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan Peduli Lindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian dan juga pengetatan aktivitas masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode minggu ini," kata Luhut Panjaitan. 

Selain Liga 2 yang sudah bisa digelar, dia pun membeberkan sejumlah aktivitas yang bisa dilakukan dengan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi ini antara lain:

  • Ujicoba pembukaan pusat perbelanjaan/ mal bagi anak-anak di bawah usia kurang dari 12 tahun dengan pengawasan dan pendampingan orang tua yang akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, DIY dan Surabaya.
  • Pembukaan bioskop dengan kapasitas maksimal 50% pada kota-kota level 3 dan level 2, namun dengan kewajiban penggunaan aplikasi Peduli Lindungi serta penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kategori Kuning dan Hijau dapat memasuki area bioskop.
  • Restoran di fasilitas olahraga yang sifatnya outdoor dapat beroperasi dengan kapasitas 50%.
  • Perkantoran non esensial di kabupaten kota level 3 dapat melakukan 25% WFO bagi pegawai yang sudah divaksin dan harus sudah memakai QR Peduli Lindungi.