Sumut Tuan Rumah Kejurnas Bola Tangan 2026, Targetkan 20 Provinsi Ambil Bagian
Ajang berskala nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 30 Oktober 2026 dengan mempertandingkan dua kategori, yakni indoor dan bola tangan pantai untuk level senior.
BOLAHITA.ID - Sumatera Utara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Tangan 2026. Ajang berskala nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 30 Oktober 2026 dengan mempertandingkan dua kategori, yakni indoor dan bola tangan pantai untuk level senior.
Untuk kategori indoor, pertandingan akan digelar di GOR Futsal Dispora Sumatera Utara. Sementara itu, kategori bola tangan pantai direncanakan berlangsung di kawasan pesisir Kabupaten Serdang Bedagai, dengan opsi alternatif di Kabupaten Samosir yang masih dalam pertimbangan Pengprov ABTI Sumut.
Ketua Umum Pengprov ABTI Sumut Hendra Cipta melalui Sekretaris Umum ABTI Sumut, Agustin, menyebut penunjukan Sumatera Utara sebagai tuan rumah menjadi sebuah kebanggaan sekaligus amanah besar bagi kepengurusan yang saat ini memasuki tahun kedua sejak dilantik.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Menurut Agustin, kepercayaan dari PB ABTI tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan bola tangan di Sumatera Utara mendapat perhatian dan apresiasi di tingkat nasional.
“Ini menjadi hal yang luar biasa bagi kami. Walaupun kepengurusan provinsi di Sumatera Utara masih tergolong baru dibanding daerah lain, kami mampu menunjukkan perkembangan pembinaan yang cukup pesat hingga mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Kejurnas,” ujar Agustin.
Ia juga mengungkapkan bahwa perkembangan bola tangan di Sumatera Utara sempat menjadi pembahasan dalam Musyawarah Nasional PB ABTI di Pontianak. Selain dari PB ABTI, sejumlah pengurus provinsi lain turut memberikan apresiasi terhadap sistem pembinaan yang dijalankan Sumut.
Agustin menjelaskan, pembinaan bola tangan di Sumatera Utara dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah dasar, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Pola tersebut dinilai menjadi salah satu yang paling aktif di Indonesia.
“Kami memulai pembinaan sejak usia dini. Jadi tidak hanya membentuk tim senior, tetapi juga menyiapkan regenerasi atlet. Hal ini yang membuat Sumatera Utara mendapat banyak apresiasi dari provinsi lain,” katanya.
View this post on Instagram
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penyelenggaraan Kejurnas 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mendorong seluruh pengurus ABTI kabupaten/kota semakin serius mengembangkan olahraga bola tangan di daerah masing-masing.
Selama ini, Pengprov ABTI Sumut konsisten menjalankan pembinaan melalui kejuaraan tingkat kabupaten/kota hingga Kejuaraan Daerah (Kejurda), sebelum akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas.
Selain sebagai ajang prestasi, Kejurnas 2026 juga akan menjadi bagian dari persiapan Sumatera Utara menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera 2027 di Sumatera Barat. Agustin menilai persaingan bola tangan di Pulau Sumatera kini semakin kompetitif, dengan sekitar 10 provinsi aktif melakukan pembinaan.
“Kejurnas nanti menjadi tolok ukur kekuatan kami sebelum menghadapi Porwil. Persaingan di Sumatera semakin baik sehingga kami harus mempersiapkan diri sejak sekarang,” ucapnya.
Sebagai tuan rumah, ABTI Sumut menargetkan partisipasi sekitar 20 provinsi dari total 24 provinsi di Indonesia yang telah memiliki kepengurusan aktif.
Ia optimistis target tersebut dapat tercapai mengingat tingginya antusiasme daerah lain untuk berpartisipasi.
“Kami berharap sekitar 20 provinsi bisa hadir. Semangat dari daerah lain sangat besar, dan ini menjadi tantangan bagi kami untuk sukses sebagai tuan rumah, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi,” tutupnya.
Kalau mau, saya juga bisa buatkan judul berita yang kuat dan SEO-friendly.
What's Your Reaction?