BOLAHITA, SURABAYA - Perseru sudah tersingkir dari perebutan tiket ke babak 8 besar Piala Presiden 2018. Kekalahan dari Persebaya, Selasa kemarin, menjadi penyebab tertutupnya peluang Perseru.
Dalam pertandingan kedua Grup C itu Perseru menyerah dari Persebaya dengan skor 0-2. Gol dari Rishadi Fauzi dan Irfan Jaya membenamkan Perseru, di awal babak pertama dan akhir babak kedua.
Pelatih Perseru, Alexader Saununu, mengatakan kegagalan di Piala Presiden 2018 ini menjadi pelajaran penting. Perseru menjadikan pertandingan di fase grup sebagai motivasi untuk bangkit menuju kompetisi Liga 1.
"Melawan Persebaya kami mencoba bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Hal itu untuk meredam agresivitas Persebaya. Tapi kami kecolongan dua kali," kata Alexander Saununu.
"Ke depan kami akan berusaha bermain lebih baik. Di pertandingan terakhir mendatang, Perseru harus mendapatkan poin," Alexander Saununu, menambahkan.
Di pertandingan terakhir yang sudah tidak menentukan, Perseru akan menghadapi PS TNI. Perseru berharap bisa memetik poin, menang atau minimal seri, untuk setidaknya mendapatkan bonus tim menang dari panitia Piala Presiden 2018.