BOLAHITA.COM - Tunggal putra Hermansyah (PB Jaya Raya) akhirnya kembali berhasil lolos ke partai final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Open 2013. <div><br></div><div>Di partai semifinal kemarin (13/9) sore, Hermansyah berhadapan dengan andalan PB Jaya Raya Suryanaga, Fauzi Adnan. Sempat tertinggal di awal game pertama, Hermansyah akhirnya berhasil mengalahkan unggulan empat itu dengan dua game langsung 21-18 dan 21-19 hanya dalam tempo 34 menit.</div><div><br></div><div>“Saya mencoba bermain seperti sebelumnya, bermain lebih sabar dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang,” ujar Hermansyah.</div><div><br></div><div>Di babak final, ia akan berhadapan dengan Febriyan Irvanaldy dari PB Hi Qua Wima yang menundukkan Gestano Ganendra dari PB Tangkas Specs juga dengan dua game langsung 21-15 dan 21-15. </div><div><br></div><div>Pertemuan final besok (14/9) yang akan digelar mulai pukul 13.00 WIB ini akan menjadi pertemuan keempat antara keduanya, skor sementara adalah 1-2, dimana di pertemuan terakhir, Hermansyah harus mengakui keunggulan Febriyan.</div><div><br></div><div>“Saya ingin membalas kekalahan saya dan menyeimbangkan head to head saya menjadi 2-2, tidak ada yang tidak mungkin,” bilangnya.</div><div><br></div><div>Sedangkan di nomor taruna, Andika Rahmadhiansyah/Marsheilla Gischa Islami berhasil lolos ke partai final. Ganda campuran remaja wakil PB Djarum ini berhasil membalas kekalahan mereka di Astec Open pekan lalu dari pasangan Danang Dwi Septiadi/Syifa Fauziah PB Jaya Raya. </div><div><br></div><div>Pasangan ini hanya membutuhkan waktu 27 menit untuk menang 21-15 dan 21-15. Di final mereka sudah dinanti oleh Andre Suryo Prayogo/Yulfira Barkah dari PB Mutiara.</div><div><br></div><div>Sementara itu unggulan pertama tunggal dewasa putri Tieke Arieda Ningrum sukses ke babak final, dengan mengalahkan Rusydina Antardayu dalam laga dua game langsung, 21-12 dan 21-9.</div><div><br></div><div>“Sebetulnya tadi stamina sudah cukup habis, karena sebelumnya bermain di ganda campuran, beruntung lawan banyak melakukan kesalahan sendiri, jadi saya bisa menang dua game langsung,” ujar Tieke usai pertandingan.</div><div><br></div><div>Dalam laga Djarum Sirnas
Medan kali ini, Tieke memang turun di dua nomor. Di ganda campuran, atlet asal PB Jaya Raya Suryanaga ini berpasangan dengan Ricky Hidayat dan kandas di babak semifinal yang digelar satu jam sebelum partai final tunggal putri. Pasangan ini dipaksa bermain rubber game sebelum menyerah 14-21, 22-20 dan 19-21.</div><div><br></div><div>Di partai final besok, Tieke bertemu wakil dari PB Pertamina, Ganis Nur Rahmadhani. Unggulan kedua itu sukses mengalahkan Elizabeth Purwaningtyas dengan 19-21, 21-15 dan 21-15.</div><div><br></div><div>“Terakhir bertemu Ganis saya kalah, di PON 2012 lalu, tapi di
Medan kali ini saya tentu ingin juara, mumpung ada kesempatan,” lanjut Tieke.</div><div><br></div><div>Kesempatan Tieke juara terbuka lebar. Pasalnya dua rivalnya Ana Rovita ataupun Febby Angguni yang bergantian menempati podium tertinggi Djarum Sirnas di lima seri awal tahun ini absen. Mereka kini tengah mengikuti kejuaraan level 4 Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) di Belgia.</div><div><br></div><div>“Ratu sirnasnya (Febby dan Ana – red) kan tidak datang, ini kesempatan saya, lawan Ganis nanti di final pasti harus siap capek, karena dia tipe pemain rally dan sangat ulet,” pungkasnya.</div><div><br></div><div>Sementara di sektor nomor ganda campuran, final ideal lainnya akan terjadi dimana unggulan pertama Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasari akan bersua dengan unggulan kedua Yodhi/Ni Ketut. Ardiansyah/Devi ke final setelah menundukkan Riyo Arief/Nadya Melati dari PB Hi Qua Wima/PB Pertamina dengan 21-13 dan 21-10. </div>