BOLAHITA, MEDAN - Manajer
PSMS Medan, Mulyadi Simatupang memiliki hasrat besar untuk membawa tim berjuluk Ayam Kinantan promosi ke Liga 1.
Meskipun sudah "tertipu" dua kali akibat tidak Liga tidak tuntas dan tak ikut di Piala Menpora 2021, Mulyadi Simatupang tetap memperjuangkan jadwa latihan tiga kali sepekan tetap dilanjutkan.
"Kami tetap konsentrai jelang kompetisi. Syukur-syukur kalau ada pramusim untuk Liga 2. Dalam artian, mau ada pramusim atau tidak,
PSMS Medan tetap latihan," ujar Mulyadi Simtupang.
"Untuk para pemain sendiri, sejak Januari lalu, kami sudah siap dengan memberikan transportasi. Sudah ada dukungan dana dari Bank
Sumut dan Tirtanadi untuk bulan Maret," ucap Mulyadi Simatupang.Hingga sejauh ini, nasib
PSMS Medan bisa dikatakan jauh dari beruntung. Paling pertama persiapan di tahun 2020, akhirnya konpetisi tidak tuntas. Alhasil target ke Liga 1 pupus.
Pasca pupus,
PSMS masih bersemagnat melanjutkan persiapan tim. Di Januari 2021, tim berjuluk Ayam Kinantan menggelar latihan tiga kali sepekan. Selain untuk menjaga kebugaran pemainnya dibawah asuhan Ansyari Lubis, manajemen juga ingin tetap menjaga para pemain agar tetap bertahan.
Latihan tiga kali sepekan, Senin, Rabu dan Jumat ini sempat meninggi intensitasnya. Apalagi
PSMS digadang-gadang akan ikut turnamen pramusim Piala Menpora gelaran PSSI dan PT LIB di Maret ini.
Tapi apa mau dikata, mendekat pelaksanaan, justru
PSMS dikabarkan tidak termasuk bagian dari Piala Menpora bersama Sriwijaya FC.
PSMS meradang.
Tak mau kali ketiga tertimpa tangga, sekretaris umum (Sekum)
PSMS Medan Julius Raja mengatakan bahwa akan ada jadwal pertemuan di hari Senin (besok) dengan pembina, Edy Rahmayadi.
Nantinya dalam pertemuan itu untuk melaporkan konsep
PSMS di kompetisi Liga 2 nantinya. "Rencana hari Senin (besok), kami bertemu dengan Pak Edy Rahmayadi untuk melaporkan beginilah konsep
PSMS yang akan dilaksanakan," kata Julius.