Ikatan Olahraga Dansa Indonesia ( IODI )
Sumut mengadakan kompetisi dansa untuk siapkan atlet untuk maju ke Pekan Olahraga Nasional (PON).Dansa digolongkan sebagai tarian, maka saat ini dansa telah dimasukkan ke dalam salah satu cabang olahraga.<br> <br>Walaupun tergolong cabang olahraga yang baru dibuka di PON, namun para penggemar olahraga dansa
Sumut sudah mempromosikannya dengan menyelenggarakan kompetisi dan event dansa agar digemari warga Sumut.<br> <br>“Dansa sangat bermanfaat bagi kesehatan. berbeda dari olahraga lainnya dansa membutuhkan kesabaran, ketekunan dan juga gerakan yang selaras dengan irama musik yang didengar,” kata Hajjah Tati Arifin, Salah seorang tokoh masyarakat dan juga istri dari Ketua Umum DPRD
Medan, Amirudin<br> <br>Hajjah Tati Arifin juga mengatakan dansa bisa membuat badan menjadi bugar, rileks, membuat awet muda dan menunda kepikunan karena harus menghafalkan gerakan dan langkah-langkahnya. Selain itu dansa melatih kerja otak kanan dan kiri karena jika sedang berdansa kita mengingat antara gerakan dan juga musiknya sehingga membuat kedua otak terus terlatih<br> <br>“Dansa tidak terlepas dari kesehatan, belajar dansa berarti kita membuat tubuh kita semakin sehat dan bugar”ujarnya.<br> <br> <br>Meski cabang olahraga dansa belum diajukan pengprov
Sumut untuk maju ke PON Riau, hal itu tidak menyurutkan apresiasi para pencinta olahraga dansa
Sumut untuk tetap eksis dan mempromosikan pada olahraga tari itu.<br> <br>“Pada acara malam ini kami mengadakan kompetisi dansa yang terbuka untuk umum. Dibantu teman-teman dari IODI untuk mempromosikan dansa, kami terus berusaha agar pada PON berikutnya ada perwakilan atlet dari
sumut untuk maju ke PON”ujarnya.<br> <br>Warga
Sumut mayoritas kurang mengenal olahraga dansa, padahal pada olahraga dansa sendiri telah sering menggunakan musik yang akrab ditelinga masyarakat seperti, Poco poco, sajojo, serampang dua belas, menjadi akrab di lantai-lantai dansa dewasa ini.<br> <br>“Kami terus memprimosikan olahraga dansa pada warga
Sumut karena dansa bisa dimainkan oleh semua kalangan, tanpa pengecualian. Musik-musik yang dimainkan pada dansa di Indonesia juga sudah banyak yang akrab ditelinga masyarakat”ujarnya.<br> <br> <br>Beliau juga mengimbau agar setiap kecamatan di kota
Medan agar mempromosikan olahraga ini pada warganya.“Saya harap setiap kecamatan agar memprosmosikan dansa dan juga mempersiapkan atlet dansa mereka untuk maju pada kompetisi yang rutin diadakan oleh IODI agar dapat melahirkan atlet dansa berbakat yang akan mewakili
Sumut pada PPON berikutnya”pungkasnya.(
Bolahita)<br>