Tekad Ridho untuk Timnas Indonesia

Tekad Ridho untuk Timnas Indonesia

Feb 23, 2018 - 09:26
 0
Tekad Ridho untuk Timnas Indonesia
Pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla pada pemusatan latihan (TC) tahap kedua bulan Februari ini memanggil Muhammad Ridho Djazulie. Kiper asal Borneo FC ini dipanggil bersama Andritany Ardhiyasa, Satria Tama, Kurniawan Kartika Ajie
BOLAHITA, JAKARTA - Pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla pada pemusatan latihan (TC) tahap kedua bulan Februari ini memanggil Muhammad Ridho Djazulie. Kiper asal Borneo FC ini dipanggil bersama Andritany Ardhiyasa, Satria Tama, Kurniawan Kartika Ajie.

Pemanggilan ini terasa istimewa bagi kiper berusia 27 tahun ini karena kedua kalinya ia dipanggil dalam TC Timnas. Pertama ia dipanggil TC Timnas U-23 pada tahun 2013 lalu. Ridho pun digadang-gadang bisa menjadi pilihan dari kuota tiga pemain senior Timnas Indonesia yang boleh berlaga di Asian Games 2018 nanti.

Ridho mengaku bangga bisa kembali dipanggil untuk mengikuti TC Timnas Indonesia. Ia pun bertekad akan memberikan kemampuan terbaik dan maksimal dalam setiap sesi latihan. "Alhamdulillah setelah beberapa hari bersama Timnas U-23 di sini saya merasa enjoy dan nyaman. Metode latihan yang diberikan pelatih juga sangat bagus, bervariasi dan saya menikmati," kata kiper asal Pekalongan ini.

Ridho pun mengungkapkan asa bahwa ia ingin sekali membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Hal ini disebutnya akan menjadi momen yang sangat spesial baginya.

"Tentu saya ingin debut bermain bersama Timnas Indonesia. Saya akui persaingan di kiper Timnas cukup ketat. Namun itu menjadi motivasi saya untuk lebih baik lagi," jelas kiper bertinggi 183 cm ini.

Ridho sendiri lahir di Pekalongan pada 21 Januari 1991. Ia mengawali karier profesionalnya di klub asal kota kelahirannya, Persip Pekalongan. Ridho membela Persip dari medio 2011 hingga 2015. Namun di tahun 2012, sempat dipinjamkan ke klub Persekabpur Purworejo.

Memasuki musim 2013, Ia kembali ditarik untuk membela Persip. Total ia membela Persip sebanyak 40 pertandingan sementara bersama Persekabpur ia tampil sebanyak 13 pertandingan. Selesai dari Persip, ia melanjutkan kariernya ke PS Bangka. Di tim yang kala itu berlaga di ISC B tersebut, Ridho mencatatkan 26 penampilan. Penampilan yang cemerlang bersama klub-klub kecil tersebut membuat manajemen Borneo FC kepincut dan merekrutnya di tahun 2017. Ia pun kini menjadi kiper utama Borneo FC.

Sementara itu, Eduardo Perez, pelatih kiper Timnas Indonesia, menilai penampilan Ridho di bawah mistar gawang sangat bagus. Untuk itu, dia ingin memberikan kesempatan kepadanya menunjukkan kualitasnya di Timnas.

"Kami sudah pantau Ridho dari setahun lalu. Kami senang dia punya kondisi yang tepat untuk bisa main di timnas dan sekarang kami bisa melihat dia langsung," ujar Eduardo.

Dan di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 2017, Ridho mengalahkan Andritany Ardhiyasa di kompetisi tersebut sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak, yaitu 104 kali penyelamatan. Kita tunggu kiprah Ridho untuk tim Garuda.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow