MEDAN, BOLAHITA - Tokoh sepak bola, olahraga nasional sekaligus mantan Gubsu periode 1967-1978, Marah Halim Harahap, meninggal dunia dan telah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Jalan SM Raja
Medan, Kamis (3/12).
Cucu tertua almarhum, Muchsin Pohan, mengaku kepergian kakeknya tidak ada meninggalkan tanda apa pun. Hanya saja beliau sejak tahun lalu memiliki harapan agar turnamen sepakbola Marah Halim Cup dapat bergulir kembali.
“Rencananya Marah Halim Cup digelar kembali pada 28 Februari 2016, karena itu sesuai hari kelahiran beliau. Namun almarhum telah pergi lebih dulu sebelum turnamen digelar,” beber Muchsin.
“Perannya di bidang olahraga, saya rasa tidak perlu dikatakan lagi. Beliau telah banyak berjasa dalam menaikkan harkat dan martabat sepakbola
Sumut melalui Marah Halim Cup,” sambungnya.
Rencana kembali digelarnya Mahal Cup mendapat dukungan dari sejumlah kalangan, termasuk Ketua Umum
PSMS Medan dr Mahyono yang mengaku dirinya dan pengurus Yayasan Marah Halim telah berkoordinasi intensif untuk menggelar kembali turnamen tersebut.