Krisis financial yang dialami
PSMS Medan mengundang keprihatinan. Kemenangan serta permainan atraktif saat mengalahkan PS Bengkulu (9/2) lalu seakan tak memiliki arti apa-apa dengan kondisi saat ini.
Situasi ini memantik respon keprihatinan dari warga
Medan serta pengurus PSMS. Hingga sejauh ini, Jumiran Abdi sebagai mantan pengurus sudah datang ke Mes Kebun Bunga dan memberikan perhatian serta motivasi kepada M Affan Lubis dkk.
Selanjutnya giliran Anuar Shah (Aweng) yang melakukan hal yang sama. Meskipun tak bisa datang ke mess pemain, tokoh sepak bola di
Medan ini melakukan pertemuan di Swiss Bell dengan manajemen
PSMS tadi sore.
"Situasi krisis financial ini memang sangat disayangkan terjadi. Tapi ini marwah
Medan yang harus dijaga. Pemain harus tetap semangat, jangan menyerah dengan kondisi ini," bilang Aweng saat bertemu dengan manajemen PSMS.
Apalagi jika di pertandingan kedua nanti kalah, pria yang akrab dengan panggilan Aweng ini mengharamkannya.
"Jangan kalahlah, buktikan sepak bola
Medan bisa bangkit," sambungnya. Aweng juga yakin, situasi buruk ini pelan-pelan akan ditinggalkan.
Pasalnya di
Medan masih banyak tokoh an pengurus yang mau membantu. Untuk itu dirinya meminta pemain tetap semangat. Jangan kalah sama kondisi seperti ini.
Apalagi kemungkinan bakal munculnya perhatian dari sosok lain berpeluang akan datang. "Ini marwah psms harus di jaga dan tetaplah menang. Karena dengan hasil itu saja orang akan datang. Konsentrasi hingga kemenangan terjaga. Kalau
Medan berprestasi, kan kita juga senang," ujarAweng.
Motivasi dari Aweng disambut gembira punggawa Ayam Kinantan. Apalagi dengan kondisi yang seperti ini. Perhatian yang diberikan Aweng akan dikonversikan dengan mempertahankan kemenangan di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam.
"Tentunya kami sangat berterimakasi, perhatian dan Bang Anuar cukup penting buat kami. Semoga ini bisa menambah motivasi untuk meraih kemenangan dari PS Bangka," kata Fityan Hamdy, sekretaris tim saat bertemu Aweng di Hotel Swiss Bell tadi sore. (
Bolahita)