DUEL seru justru datang di pertandingan Grup B lanjutan Sensasi Muda Kamaluddin Harahap Cup, antara PS Tasbi versus TGM di lapangan Arhanud kemarin sore. <div><br></div><div>Meskipun berakhir dengan skor 0-0 tanpa gol, namun dalam duel tersebut, Wasit Syahrial harus mengeluarkan tiga kartu merah dan empat kartu kuning.</div><div><br></div><div>Kartu merah diberikan kepada Boby Ramadhan dan Faisal dari TGM serta Selamat Riyadi dari Tasbi. Empat kartu kuning juga dihadiahkan kepada kedua klub, Yusrizal dan Trihardiansyah (Tasbi) dan Fanrul Riski, Adsriansyah (TGM).</div><div><br></div><div>Tingginya tensi permainan sudah mulai sejak kick off babak pertama ditiup. Sepertinya gengsi pertemuan dua tim ini tak kalah ketika TGM melawan Kwarta lalu. Benturan demi benturan hingga beberapa pelanggaran tak terhindari pemain saat duel tersebut. Akibatnya wasit Syahrial terpaksa lebih sering meniupkan peluit. </div><div><br></div><div>Secara permainan, di babak pertama TGM sebenarnya lebih menguasai permainan. Sayangnya tim besutan Sabda ini malah kebingungan ketika sudah berhasil menguasai bola. Sangat berbeda ketika sukses mengalahkan Kwarta lalu, dimana TGM mulus dengan strateginya. </div><div><br></div><div>Kondisi Tasbi sendiri tidak jauh berbeda. Hanya saja tim ini lebih sering melakukan kesalahan mendasar, salah melakukan passing. Hanya sosok Trihardiansyah yang menjadi tumpuan. Malah posisinya sebagai gelandang bertahan beberapa kali melakukan penetrasi ke kotak 16. Namun hingga babak pertama usai, skor 0-0 masih bertahan.</div><div><br></div><div>Memasuki babak kedua, ritme permainan semakin kencang. Kedua tim yang sama-sama mengejar kemenangan saling menyerang. Beberapa benturan tak terelakan kerap semakin sering terjadi. Efeknya membuat emosi beberapa pemain mulai terbakar. A</div><div><br></div><div>ksi saling sikut dan hampir adu jotos adalah biangnya. Hanya dalam 8 menit, tiga kartu merah dihadiahkan wasit kepada pemain.</div><div><br></div><div>Unggul dalam jumlah pemain di lima menit akhir, PS Tasbi tetap tak mampu mencetak gol. TGM sendiri berusaha memainkan bola dan sesekali melakukan serangan balik. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-0 tetap bertahan. </div><div><br></div><div>"Jika melihat di pertandingan pertama melawan Kwarta, jelas hari ini kami bermain di bawah perform. Pemain tidak menunjukan kerjasama yang baik," ujar Sabda pelatih TGM usai pertandingan. Tentang dua kartu merah yang diberikan kepada pemainnya, dirinya menilai hal yang wajar.</div><div><br></div><div>"Dua kartu merah itu kesalahan pemain. Mereka boleh tak perlu main tangan. Tapi Saya juga perlu mengkritisi wasit yang memimpin tadi. Beberapa keputusan merugikan dan pengaruh bagi kami. Biasanya Tasbi tak pernah menang sama kami. Seri uda bagus sama mereka," bilang Sabda. (
Bolahita)</div>