Butler Mencoba Optimis Kembali

Butler Mencoba Optimis Kembali

Oct 31, 2018 - 10:41
 0
Butler Mencoba Optimis Kembali
Tantangan selanjutnya untuk mewujudkannya adalah dengan mengalahkan Borneo FC di Stadion Teladan, Sabtu (3/11/2018)
BOLAHITA, MEDAN - Tantangan terbesar PSMS Medan untuk bisa selamat dari zona degradasi sangat besar. Selain harus mendapatkan kemenangan dalam sisa laga home dan minimal satu kemenangan di laga away, tim besutan Peter Butler ini pun masih meradang.

Sejumlah pemain masih belum sembuh total, alias butuh waktu buat pemulihan. Ternyata, Peter Butler masih punya optimisme tinggi keluar dari zona degradasi. Tantangan selanjutnya untuk mewujudkannya adalah dengan mengalahkan Borneo FC di Stadion Teladan, Sabtu (3/11/2018).

"Saya selalu optimis. Kalau kita menang lawan Borneo, kita masih ada kesempatan. Harus ingat, kita bisa menang laga away 1 dan 4 kali seri," kata Peter Butler.

"Dan banyak orang bilang kita enggak bisa raih poin di laga away. Masalah kita sekarang adalah saat kita main di sini (Teladan). Saya bukan psikolog, saya tidak tahu apa masalahnya. Mungkin (beban). Tapi kita harus optimis dan yakin,” ucap Peter Butler.

Sejatinya Stadion Teladan adalah tempat yang sulit dan angker bagi tim lawan. Hanya saja, pada putaran II, predikat jago kandang itu seakan pudar perlahan.

Tercatat tiga kali kekalahan yang diderita Legimin Raharjo dkk, yaitu dari Bali United dengan skor 1-2 (28/7/2018), lalu dengan PSIS Semarang dengan skor 2-3 (12/9/2018) dan PSMS versus Mitra Kukar dengan skor 1-3 (13/10/2018).

Persoalan lain adalah badai cedera yang masih menghantui PSMS, ada Abdul Rochim, Reinaldo Lobo, Suhandi, Rachmad Hidayat, serta, Gusti Sandria, Matsunaga dan Frets yang belum fit seratus persen.

Padahal, Butler yakin, jika PSMS tampil fullteam, maka poin bisa diraih. “Kalau kita ada skuad penuh, kita bisa bersaing dan menang di dengan tim lain di Liga 1. Kita sudah buktikan saat meraih poin di Persija, Sriwijaya, (Barito dan Perseru). Di situasi sekarang kita punya tim yang tak cukup kuat untuk bersaing dengan tim liga 1," ujar Peter Butler.

"Tapi kalau Lobo, Rohim balik, Matsu 100 persen, Rachmad, Frets, kita bisa bersaing dengan tim lain. Tapi sekarang 4 sampai 5 pemain cedera. Satu lagi akumulasi masalah besar untuk tim ini,” Peter Butler.

Dia tegas membantah jika dengan skuad komplit PSMS tetap bermain jelek. “Orang bilang kita tidak bagus main bola, banyak yang datang bilang harus ada taka-tiki. Eh, kita main bagus bola. Orang yang bilang itu tidak mengerti bola, mereka bicara bohong, sampah. Mereka tak mengerti kita. Setiap game kita main bagus, sebelum lawan Arema. Di Malang, kita main jelek sekali,” tuturnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow