BOLAHITA, BEKASI - Kiper timnas Indonesia U-23 Andritany Ardhiyasa, tak bisa menutupi rasa sedihnya usai dikalahkan Uni Emirat Arab (UEA) pada babak 16 besar Asian Games 2018. Skuat Merah Putih takluk lewat adu penalti dengan skor 6-5 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat sore sampai malam.
Kekalahan yang dialami tersebut tentu menyakitkan. Pasalnya, sepanjang laga berlangsung timnas Indonesia U-23 menguasai permainan dan terus menebar ancaman ke gawang UEA.
Selain itu, beberapa keputusan wasit Shaun Evans sangat merugikan timnas Indonesia U-23. Salah satunya adalah memberikan penalti kedua kepada UEA.
Akan tetapi, Andritany berharap rekan setimnya tak meratapi terlalu lama hasil tersebut. Ia mau para pemain timnas Indonesia U-23 segera bangkit dan bisa mengharumkan nama bangsa.
"Ya kita tereliminasi di Asian Games, tapi kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Masih ada harapan ke depan, masih ada kejuaraan ke depan," ujar Andritany usai laga.
Dengan hasil ini timnas Indonesia U-23 gagal mencapai target yang dibebankan PSSI. Sebelumnya federasi sepakbola nasional itu meminta skuat Luis Milla menembus empat besar atau babak semifinal Asian Games.