BOLAHITA - Manajer AS Monaco, Leonardo Jardim, terang-terangan ogah bersalaman dengan Arsene Wenger pada leg kedua 16 besar Liga Champions, dini hari kemarin. Jardim menyebut Wenger tak punya rasa hormat sama sekali kepada bekas klubnya.
Setelah tumbang 1-3 pada pertemuan pertama di Emirates Stadium, Arsenal memang mampu menang 2-0 di Stade Louis II. Sayangnya kepulangan Wenger ke tim yang pernah dia latih berakhir menyakitkan.
Kendati menang dan skor agregat sama kuat 3-3, Tim Meriam London tetap gugur lantaran kalah gol tandang. Seusai laga, Jardim enggan menyalami Wenger lantaran tak senang dengan reaksi pelatih Prancis tersebut di leg pertama.
“Betul jika di leg pertama saya ingin bersalaman dengannya. Akan tetapi Wenger tak mengakui dan memberikan selamat kepada kami. Ia juga tak mau menjabat tangan saya,” kata Jardim seperti dilansir Daily Mail.
“Maka dari itu walau Monaco sudah tampil habis-habisan, saya memilih untuk tak memberikan salam padanya. Dia dulu lah yang berlaku tidak sopan, ” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jardim mengaku bila timnya layak untuk berpesta merayakan kesuksesan lolos ke babak 8 besar. Ia juga mengatakan seharusnya Arsenal tak memandang sebelah mata Monaco.
“Saya rasa kami memang pantas meraih kesuksesan ini. Seharusnya sejak awal mereka harus sedikit hormat kepada kami. Saat undian dilakukan, saya yakin betul bila Arsenal senang bertemu dengan tim yang dianggap paling lemah,” katanya.