Hanya sekali menerima gaji, pemain
PSMS Medan mampu melewati putaran pertama Divisi Utama PT. Liga Indonesia. Tim berjuluk Ayam Kinantan berada di posisi ketiga klasemen Grup Satu. Bagaimana dengan putaran kedua?
Kondisi yang tak berubah tentunya membuat
PSMS tak akan mau melanjutkan pertandingan. Kesabaran yang dimiliki M Affan Lubis dkk dari putaran pertama sudah habis. Jika memang tak diberikan haknya, selamat tingggal putaran kedua.
Sebagai ketua umum PSMS, Indra Sakti menyadari apa yang dirasakan pemain. Namun dengan lugas alasan tak memiliki dana serta menunggu hasil Kongres PSSI menjadi alasan klise.
"Saya mengerti apa yang dirasakan pemain, mereka punya keluarga. Tapi di
PSMS saat ini saya sendiri, tidak ada yang membantu. Kalau ada yang membantu 50juta saja, tidak akan terjadi yang seperti ini," jawab Indra.
Lantas bagaimana kelanjutan soal hak pemain? Indra tetap mengaku tak punya uang. Termasuk memberikan pinjaman kepada pemain, sampai usai putaran pertama belum ada.
Janji Indra memberikan perubahan saat menangani
PSMS belum terbukti. Malah situasi yang tak jauh berbeda saat di ISL lalu terulang kembali.
"Nanti usai kongres, sesuai janji, kita kembali akan menggelar pertemuan dengan para pemain. Seperti apa nanti, kita lihatlah," sambungnya. (herman/
Bolahita)