Jika PSMS tak Mampu, Jangan Ikut Liga

Jika PSMS tak Mampu, Jangan Ikut Liga

Jika PSMS tak Mampu, Jangan Ikut Liga
Ketua Umum PSSI, Johar Arifin bersama wartawan olahraga di Medan
Kondisi PSMS Medan yang juga menyelesaikan persoalan gaji mendapat sorotan Ketua Umum PSSI Johar Arifin. Jika memang musim depan klub asal Kota Medan itu belum membayarkan hutang dan tidak memiliki kemampuan financial, disarankan tidak usah ikut serta.

"PSSI sudah sepakat, hanya klub-klub mampu saja yang ikut kompetisi. Kalau memang PSMS tidak mampu, tunggu saja sampai mampu. Jangan ganggu, merusak kompetisi dengan tidak membayarkan gaji nantinya atau juga gagal away," kata Johar Arifin kepada wartawan.

Makanya soal hutang PSMS, Johar menegaskan klub harus membayarkannya. "Ini bukan hutang perorangan, tapi klub. Jika memang ingin ikut berkompetisi, ya PSMS wajib menyelesaikannya. Bagaimana caranya, itu terserah pengurus sekarang. Yang pasti PSSI tegas soal financial," sambungnya.

PSMS sendiri memang sedang dalam persoalan. Ketua umum yang baru terpilih dr Muhammad Fauzi belum juga menyelesaikan hutang dua musim lalu. Malah kepengurusan mereka meminta legalitas ke PSSI agar bisa menyelesaikan soal hutang klub tersebut.

"Sampai sekarang PSSI belum menerima soal legalitas kepengurusan yang baru. Kedatangan mereka kemarin hanya menyampaikan berita acara RALB lalu. Jika memang tidak dilengkapi, maka PSSI masih menggunakan data PSMS yang lama," beber Johar Arifin.

"Saya yakin dengan kepengurusan saat ini, mereka membuat PSMS satu dan berniat untuk profesional. Berbeda dengan pengurus sebelumnya yang tidak mampu soal financial. Jadi sebagai orang Medan kita harus mendukung, agar PSMS maju," pungkasnya