BOLAHITA, MEDAN - Pengurus Daerah National Paralympic Committee (NPC)
Sumatera Utara (Sumut) berharap Kabupaten/Kota dapat melaksanakan even olahraga selama tahun 2018.
Sehingga akan terjaring atlet difabel potensial yang bakal membela nama Sumut.
"Tahun 2018 ini kami langsung turun. Selain untuk pembentukan pengurus baru, kepada pengurus yang sudah terbentuk juga kami harapkan bisa melaksanakan even olahraga apapun namanya," jelas Suliadi Sekretaris NPC Sumut.
NPC
Sumut juga telah menyusun sejumlah program, mulai dari jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Terdekat pada tahun 2019,
Sumut bakal menyelenggarakan kembali kejuaraan daerah (Kejurda) tiap cabang olahraga seperti tahun 2017 lalu.
"Juga akan melaksanakan Seleksi Daerah (Selekda) kepada atlet pelajar, untuk diproyeksikan mengikuti Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) 2019 di Papua," tambahnya.
Program jangka menengah,
Sumut harus mempersiapkan atletnya berlaga di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2020 di Papua. Di tahun 2019 juga akan kembali dilaksanakan Selekda untuk Peparnas.
"Pada selekda untuk Peparnas kita akan menyeleksi atlet yang paling berpeluang meraih medali. Sebab kebutuhan untuk menuju Papua membutuhkan dana yang besar. Sedangkan untuk program jangka panjang yakni Peparnas 2024," ungkapnya.
Persiapan jangka pendek hingga panjang memang menjadi fokus NPC
Sumut saat ini, untuk meningkatkan prestasi atlet, baik di ajang Peparnas maupun Peparpenas.
"NPC
Sumut punya cabor unggulan seperti provinsi lain. Kalo untuk even kejuaraan nasional, kita selalu juara umum seperti atletik, angkat berat, dan catur. Berikutnya dari pengamatan kami judo juga berpotensi menjadi cabor unggulan," pungkas Suliadi.