Dua
PSMS Medan resmi menghadiri Kongres PSSI di Hotel Borobudur Jakarta. Sepulang dari sana, keluar kabar bahwa dualisme akan segera berakhir. Berikut beberapa petikan apa kata mereka kepada
Bolahita.com soal ini?<div><br></div><div>Aun Carbiny (pemain PSMS): <i>"mendengar bakal bersatunya
PSMS merupakan kabar baik untuk di dengar. Dengan bersatunya,
PSMS pasti lebih solid. Tapi kapan bersatunya? Kami juga harus berpikir tentang kiprah karir bersama
PSMS saat ini. Tapi sebagai pemain asal
Medan, cinta Ayam Kinantan; selama bersatu dan berjaya, pasti bangga,"</i></div><div><i><br></i></div><div>Saktiawan Sinaga (pemain PSMS) : <i>"bersatu adalah langkah yang tepat untuk menguatkan
PSMS Medan. Tapi tentunya dengam orang-orang yang pantas. Tanpa financial yang matang, sulit meraih prestasi, its football,"</i></div><div><i><br></i></div><div>Pio Sembiring (fans PSMS) : <i>"harusnya bukan bersatu, tapi justru yang satu membubarkan diri saja. Hanya saja bagi pemain yang bisa dimanfaatkan ke
PSMS PT.LI bisa dinego. Karena dari awal kan sudah sepakat, bahwa
PSMS yang ngak ikut ke PT.LI membubarkan diri. Tapi setelah gagal kok malah berpaling ke Divisi Utama IPL,"</i></div><div><i><br></i></div><div>Johan (fans PSMS) : <i>"bersatunya
PSMS ini atas dasar apa dulu. Kalau hanya karena keinginan dan kepentingan exco ya buat apa. Beny Sihotang gagal bermain ke PT. LI. Kalau memang dia cinta PSMS, kenapa tidak bubar barisan dan masuk ke
PSMS PT.LI sebagai manajer atau CEO. Itupun kalau memang benar-benar punya uang dan niat menyelamatkan PSMS,"</i></div>