Sedikit keberuntungan dan kualitas pemain,
PSMS Medan sukses mengalahkan PSSB Bireuen dengan skor 4-1 dalam lanjutan Divisi Utama LPIS tadi sore di Stadion Kebun Bunga.
Empat gol tuan rumah dicetak Edy Syahputra menit ke-37", Zulkarnain menit ke-63", Safri Koto menit ke-75" dan Donny F Siregar menit ke-81. Sedangkan satu gol tim tamu dicetak Rahmad Ibra menit ke-65.
Menurut Edy Syahputra pelatih kepala
PSMS Medan, kemenangan ini dipengaruhi dua faktor. "Pertama mungkin bisa dibilang faktor keberuntungan sama kita. Karena anak-anak sudah faham akan kondisi lapangan Stadion Kebun Bunga," ujarnya usai pertandingan.
Selain itu, faktor tak dan strategi melihat kelemahan lawan. Apalagi pengalaman di putaran pertama lalu telah dipelajari. "Faktor kedua adalah melihat sisi kelemahan PSSB Bireuen. Makanya tadi kita maksimalkan serangan dari sektor kiri. Dan ini terbukti dengan dua gol kita berasal dari sayap," tambahnya.
Sukses
PSMS ini tak terlepas peran dua gelandang bertahan, Donny Fernando Siregar dan Madya Siregar. "Saya rasa mereka bermain cukup disiplin tadi. Mereka juga membantu pertahanan dan sebagai penghubung ketika menyerang," bilang Edy.
Sementara itu, tim tamu mutlak mengaku kekalahan ini akibat
PSMS yang bermain lebih baik. "Lapangan tidak masalah. Kami sudah setuju saat teknikal meeting. Jadi bukan alasan buat kekalahan hari ini,
PSMS main bagus," ujar Iswandi Yusuf pelatih kepala PSSB.
Hanya saja soal wasit, PSSB mengaku sedikit kecewa. "Yang kami sayangkan kerjasama wasit dengan dua asistennya. Kami mengakui kekalahan, tapi ditengah kondisi seperti ini apa yang mau kita cari. Saya rasa gol kedua ketiga yang seharusnya offside semakin meruntuhkan semangat anak,"pungkasnya. (
Bolahita)