BOLAHITA - Penjaga gawang klub Ligue 1 Montpellier, Geoffrey Jourdren, merasa yakin bahwa dirinya layak untuk membela tim nasional Prancis di kompetisi internasional.
Sebagai informasi, Jourdren melewatkan seluruh karir sepakbolanya di Montpellier sejak dipromosikan dari akademi. Ia ikut mengantarkan timnya merengkuh titel juara Ligue 1 pada musim 2011-2012 silam.
Kiper berusia 29 tahun tersebut hingga kini tak pernah dilirik manajer timnas Didier Deschamps. Sang pelatih lebih memilih mengikutsertakan Benoit Costil (Rennes) dan Stephane Ruffier (Saint-Etienne). Bos Montpellier Louis Nicollin bahkan sempat mengklaim Jourdren masih lebih oke daripada dua pemain tersebut.
Jourdren pribadi mengaku kurang puas akan keputusan Deschamps yang tidak memasukannya ke dalam skuat. “Saya sama sekali tak berpikiran lebih buruk ketimbang mereka (Costil dan Ruffier]) tetapi demikianlah adanya.
“Andaikan Deschamps bisa memberi alasan kenapa dia tak pernah dimasukkan ke dalam skuat bayangan Prancis. Paling tidak, saya ini pantas dipanggil. Mudah saja.
“Bermain untuk Prancis setengahnya ialah tergantung pada performa dan setengah lainnya faktor image dari media. Namun sayang impian saya tak terwujud.”
Musim ini, performa Jourdren sendiri cukup oke. Ia mencatatkan 11 clean sheets dan cuma kemasukan 28 gol dari 28 kali bermain di Ligue 1.