Kustiono: Wasit Acap Kali Menguntungkan Tuan Rumah

Kustiono: Wasit Acap Kali Menguntungkan Tuan Rumah

Kustiono: Wasit Acap Kali Menguntungkan Tuan Rumah
Meskipun belum mendapatkan kemenangan, Kustiono memberikan wasit menjadi alasan
TIGA kali kalah dan hanya sekali seri membuat kritikan mulai mengalir kepada pelatih PSMS Medan, Kustiono. Pelatih yang memang dari awal diragukan sanggup membawa Ayam Kinantan berkokok di Divisi Utama ini mulai mendapatkan kritikan.

Tim promosi seperti PS Kwarta dan Bintang Jaya Asahan justru lebih baik dari tim bersejarah ini. "Tapi kita juga tak bisa salahkan  Kustiono sepenuhnya. Apalagi dengan materi pemain yang seperti ini. Pertanyaannya, kenapa dia mau masuk ke PSMS dan memilih materi pemain yang sama sekali masih baru di level Divisi Utama ini," ujar Johan salah satu fans PSMS.

"Boleh saja pemain muda, tapi yang sudah solid. Misanya Kwarta atau Pro Duta yang memang sudah lama bergabung. Ini pemain yang belum bermain di level amatir pun masuk ke PSMS. Jujur saja, banya yang error pemain yang kita lihat waktu lawan Kwarta di Teladan lalu," sambungnya.

Pundemikian, Kustiono mengaku tak ingin disalahkan. Menurutya justru dalam laga keempat melawan PSPS Pekanbaru, Nico Malau dkk menunjukan performa yang cukup apik.

"Para pemain sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Kekalahan kami lebih banyak disebabkan karena kepemimpinan wasit yang tidak fair dan cenderung memihak pada tuan rumah. Saya siap mundur jika yang menjadi alasannya adalah persoalan teknis dalam permainan tim," jawabnya kepada wartawan.