<b>HANYA</b> mengandalkan bugjet sebesar Rp2,5 Miliar, Kwarta yakin akan mampu bersaing dengan kontestan lainnya. Pundemikian, pelatih Slamet Riyadi mengaku tetap membutuhkan pasokan kualitas pemain asing.<br><br>"Saya pikir skuad pemain lokal yang ada saat ini mampu bersaing dengan klub lain. Kami harus optimis dengan kualitas yang ada saat ini. Tapi akan lebih baik dengan kehadiran pemain asing di tim ini," ujarnya saat press confress launching klub.<br><br>Kebutuhan pemain asing ini diakui oleh CEO Kwarta, Arief Fadhillah yang kini sudah memiliki satu kandidat. "Sudah ada satu pemain asing di posisi tengah, namanya Jordi alberto yang masih berumur 23 tahun. Tapi minggu depan statusnya baru free tranfers dan itupun masih harus mengurus adminitrasinya agar bisa masuk ke Indonesia. Semoga tidak ada kendala seperti sebelumnya, mulai dari cidera dan diambil klub lain," kata Arief.<br><br>"Kita tegaskan Kwarta membawa nama Kota
Medan, kami berharap publik
Medan mau mendukung kami. Begitu juga dengan peran media yang sangat penting bagi tim ini. Kami yakin dengan kualitas pemain yang ada, tim ini tidak sekadar numpang lewat di Divisi Utama. Tapi akan siap bersaing menuju ISL dan semoga semuanya mendukung," tambah Adrian Ahmad Gho presiden klub Kwarta.<br>