BOLAHITA, MEDAN - PSSI melalui operator Liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah resmi mengeluarkan surat ditundanya Liga 1 dan 2 untuk dua pekan. Bahkan bisa dikatakan, kapan dimulailnya kompetisi berjalan adalah sambil menunggu perkembangan virus corona di Indonesia.
Ditundanya Liga 1 dan 2 ini sudah pasti membuat semua pelatih dan klub di Indonesia harus menyusun ulang program mereka kembali.
"Fix untuk lawan Semen Padang di Teladan nanti ditunda. Tapi, ini masih mau di rapat kan hari senin, kita tunggu kabar selanjutnya dari PSSI," kata Julius Raja sekrataris PSMS.
Julius Raja menilai penundaan selama dua pekan adalah tanggung. Pria yang juga menjadi ketua Panpel
PSMS menyarankan kompetisi Liga 2 dilanjutkan setelah Lebaran.
"Kalau menurut saya ditunda dua minggu ini tanggung. Mending saja sekalian khusus untuk Liga 2 dilanjutkan setelah Lebaran saja," ucap Julius Raja.
"Perhitungannya kalau tunda dua sampai tiga minggu, berarti kan mau dekat puasa. Kemudian sibuk mau dekat Lebaran. Tentu kita harus melihat semuanya dan disesuaikan dengan jadwal serta kalender Timnas," Julius Raja.
Keputusan penghentian sementara kompetisi sepak bola di Tanah Air diputuskan setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menggelar rapat khusus bersama Ketua Umum PSSI Iriawan, Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri, di sela-sela pertandingan perdana Liga 2 Persiba Balikpapan menjamu Kalteng Putra di Stadion Batakan, Balikpapan, Sabtu (14/3/2020) kemarin