BOLAHITA, JAKARTA - Marko Simic memborong dua gelar individu yang terbilang prestisius, yaitu topscorer dan pemain terbaik. Tambahan dua gol di final membuat Super Simic menjadi topscorer Piala Presiden dengan koleksi 11 gol.
Kemudian sebelum penahbisan Persija sebagai juara, panitia mengumumkan Marko Simic menjadi pemain terbaik. Gelar pemain terbaik diberikan setelah tim penilai teknik, menganggap striker asal Kroasia itu memiliki peran dominan di dalam tim.
Sebagai pemain terbaik Marko Simic berhak mendapat hadiah Rp 250 juta. Sedangkan gelar pencetak gol terbanyak atau topscorer diganjar hadiah uang Rp 150 juta. Total Marko Simic dari gelar individu ini menerima Rp 400 juta.
Di sepanjang penyelenggaraan Piala Presiden 2018, Marko Simic memang mendominasi permainan Persija. Terutama di lini depan, pemain yang baru didatangkan Persija di awal musim 2018 ini, selalu menjadi hantu buat pertahanan lawan.
Performa Marko Simic juga memancing para pemain Persija lainnya untuk bisa bermain lebih maksimal. Terutama dalam mengkreasikan serangan untuk membuka peluang dan menghasilkan gol.
Sementara gelar topscorer dan pemain terbaik Marko Simic ini seperti mengulang Piala Presiden 2015. Ketika itu dua gelar prestisius juga diborong satu pemain, yaitu Zulham Zamrun.