BOLAHITA.ID - Turnamen sepakbola Mencirim Cup V/2017 kategeri oldcrack dan prestasi di Stadion Mencirim City, Kutalimbaru, Deliserdang, memasuki babak semifinal.
Kategori prestasi, tim yang melaju ke semifinal adalah Mencirim City, Asam Kumbang, PSAD, dan Gumarang FC. Pada laga semifinal 5 Desember, Mencirim City melawan Asam Kumbang dan semifinal kedua 7 Desember, PSAD vs Gumarang FC.
Pada kategori oldcrack, empat tim ke semifinal adalah Alumni Diklat PPLP Sumut, Mencirim All Star, Mayang Putra, dan Mencirim City B. Pada laga semifinal 9 Desember, Alumni Diklat PPLP vs Mencirim City B dan semifinal kedua 10 Desember, Mancirim All Star vs Mayang Putra.
Melihat tim-tim yang melaju, laga semifinal diprediksi berlangsung ketat. Seperti diketahui, Mencirim City (kategori prestasi) diperkuat sejumlah pemain liga seperti Aldino Herdianto, Wiganda Pradika (Mitra Kukar), Tambun Naibaho, Agung Prasetyo (Semen Padang), Rahmad Hidayat (Sriwijaya FC), Donny Fernando Siregar (Pro Duta), dan Paulo Sitanggang.
Tidak hanya itu, dua punggawa
PSMS Medan, Abdul Rohim dan Roni Fatahillah juga dikabarkan akan berpartisipasi.
"Laga semifinal diprediksi berlangsung seru dan ketat karena masing-masing tim punya materi pemain mumpuni baik di kategori prestasi maupun oldcrack," ujar Ketua Panitia S Wito SH didampingi Sekretaris Drs Marzuki Harahap dan Komper Irsan Lubis, Minggu (3/11).
Sedangkan pada kategori oldcrack, Mencirim City All Star kembali akan tampil menghibur masyarakat sepakbola di Mencirim. Pemilik klub sekaligus pegiat sepakbola
Sumatera Utara, Ir Budi Ilham Nasution, mendatangkan eks pilar Timnas Indonesia.
Mereka adalah Bejo Sugiantoro, Bima Sakti, dan Budi Sudarsono. Bejo dan Bima sebelumnya sudah tampil di babak delapan besar. Tidak hanya keduanya, Mencirim juga diperkuat pelatih
PSMS Djajang Nurjaman dan Budi Ilham sendiri akan turut memperkuat tuan rumah.
"Selain itu, Mencirim City All Star juga akan menurunkan sederet mantan pemain liga seperti M Affan Lubis, Coly Misrun, Dani Ananda, M Halim, Abdulrahman Marasabessy, dan Ridwan Saragih," jelas Budi Ilham Nasution