BOLAHITA, MEDAN - Manajer
PSMS Medan, Mulyadi Simatupang faham jika keputusan mereka menunda kedatangan dua pemain naturalisasi yang sudah deal dan dua pemain lokal lainnya rawan ditekong klub lain.
Namun, mau tak mau keputusan itu harus diambil Mulyadi Simatupang. Mengingat PSSI dan PT LIB sudah mengumumkan penundaan Kompetisi Liga 1 dan 2. Dengan tanpa kepastian kapan akan digelar.
"Secara lisan dengan pemain naturalisasi sudah deal. Bahkan sudah persiapkan DP (uang muka). Begitu juga dua pemain lokal. Tapi begitu kita mau eksekusi, kita mendengar Liga 1 dan Liga 2 ditunda. Karena memang budget untuk itu lumayan, manajemen putuskan stop dulu," kata Mulyadi Simatupang.
"Karena bagaimanapun kita juga akan berpikir ulang, sampai kapan ditunda, belum ada kepastian. Tetapi saya sampaikan kepada pemain, sebelum adanya surat resmi dari PSSI yang kita terima, maka kita tetap memutuskan berlatih seperti biasa. Profesional sesuai kontrak yang ditandatangani," ucap Mulyadi Simatupang.
Mulyadi mengakui langkah yang mereka ambil bisa membuat pemain incaran digaet klub lain. "Itu risiko yang harus diterima, sambil menanti putusan yang jelas," pungkas Mulyadi Simatupang.