BOLAHITA, MEDAN - Secara teknis, pelatih
PSMS Medan Djajang Nurdjaman tak menolak hasil kekalahan timnya atas Borneo FC dengan skor 1-3.
Djajang Nurdjaman tak sungkan memberikan ucapan selamat kepada tim tuan rumah, Borneo FC. "Selamat karena sudah memetik tiga poin malah hari ini (Jumat malam). Kami sendiri kembali kalah, dan ini suatu hasil yang buruk bagi kami," ujar Djajang Nurdjaman.
"Karena sampai saat ini kami belum perah meraih satu angkapun di partai away, dan ini kelemahan kami," ucap Djajang Nurdjaman.
Mantan pelatih Persib Bandung ini menjelaskan dari sisi permainan sejatinya Legimin Raharjo dkk mampu mengimbangi skuad Dejan Antonic tersebut.
"Kami bisa mengimbangi mereka, ini lebih banyak karena kesalahan individual dan kesalahan kami sendiri. Sehingga tidak bisa mematahkan (serangan) lawan. Tapi bagaimanapun pemain sudah berjuang. Saya apresiasi kinerja para pemain. Kami berharap kembali ke
Medan dan meraih kembali kemenangan," harapnya.
Dia juga mengakui absennya tiga pemain asing (Reinaldo Lobo, Dilshod Sharofetdinov dan Sadey Urikhob) dan beberapa pilarnya (Suhandi) menjadi salah satu faktor kelemahan timnya.
"Terutama di lini belakang. Ini kali pertama Roni (Fatahillah) dan Roby (Muhammad) diduetkan. Tampak kurang padu. Dengan absennya Lobo seperti tidak ada kepemimpinan di belakang. Tapi secara keseluruhan kami tidak terlalu buruk," jelasnya.
Sementara itu, gelandang
PSMS juga kecewa dengan wasit. "Saya sebagai pemain sudah bekerja di lapangan, cuma yang saya tekankan kinerja wasit di lapangan," tegasnya