Pelatih Sumut Ini Buat Indonesia Disegani Di Barcelona

Pelatih Sumut Ini Buat Indonesia Disegani Di Barcelona

Oct 22, 2019 - 14:03
 0
Pelatih Sumut Ini Buat Indonesia Disegani Di Barcelona
Yunus Saragih harumkan Indonesia di Barcelona

BOLAHITA, MEDAN - Yunus Saragih sukses mengharumkan nama Indonesia dalam Turnamen Usia Muda di Barcelona baru-baru ini.

Yunus Saragih yang merupakan pelatih FOSSBI Rajawali Muda Jakarta yang menjadi juara nasional Danone 2019 menjadi wakil Indonesia di Final Dunia Aqua Danone Nations Cup 2019, 9-11 Oktober 2019 belum lama ini.

Dalam Turnamen Usia Muda di Barcelona, Yunus Saragih mampu membuat Indonesia diperhitungkan dalam kelompok umur. Indonesia dalam hal ini FOSSBI Rajawali Muda berhasil mengalahkan sejumlah negara besar dalam sepakbola. Bahkan finish di peringkat keempat gelaran Danone tersebut. FOSSBI Rajawali Muda bergabung di grup D bersama Jerman, Polandia, Hongaria dan Tunisia.

Indonesia memulai perjuangannya dengan mengalahkan Polandia dengan skor 2-0. Kemudian berlanjut mengalahkan Hongaria dengan skor 3-0. Laga ketiga di fase grup kalah 0-2 dari Jerman. Hingga akhirnya bangkit di laga terakhir dengan mengalahkan Tunisia dengan skor 1-0. "Jika di laga terakhir itu kita seri saja, maka kita pulang. Namun pemain terlihat sangat bersemangat untuk tinggal lebih lama lagi di turnamen dan berhasil menang," kata Yunus Saragih.

Perjuangan Indonesia berlanjut ke fase berikutnya. Di babak perempat final, Indonesia menang adu penalti 3-2 atas Maroko. Dan di babak semifinal kalah dari tuan rumah, Spanyol dengan skor 3-0.

Di perebutan posisi ketiga yang berlangsung di RCDE Spanyol ini, Indonesia kembali menelan kekalahan dari Prancis dengan skor 0-2. "Dengan hasil itu kita finish di posisi keempat. Dan jujur saja, hasil ini sudah diluar target kita. Bahwa akhirmya Indonesia melalui FOSSBI Rajawali Muda bisa diperhitungkan. Ini berkat doa dan semangat seluruh pemain dan official yang mendukung," ucap Yunus Saragih.


Salam Cium Tangan Yang Mengesankan

Yunus Saragih yang kini sudah kembali ke Kota Medan punya cerita menarik selama berada di Barcelona. Tim Indonesia memang menjadi sorotan selama berada disana. Apalagi ketika bersalaman sebelum kick off dimulai.

"Wasit dan orang-orang disana terlihat bingung. Kenapa pemain kita ketika bersalama dengan wasit menunduk dan mencium tangan wasitnya juga," kenang Yunus Saragih.

"Apalagi waktu kejadian pemain kita melakukan pelanggaran yang langsung minta maaf dan mencium tangan wasit," ujar Yunus tertawa. Namun hal tersebut justru membuat Indonesia lebih disegani. Pelatih SSB Mayang Putra ini juga menjelaskan kepada official dan pelatih dari negara lain tentang salam cium tangan tersebut.

Final Dunia Aqua Danone Nations Cup 2019 : Meksiko, Spanyol, Prancis, Indonesia, Rumania, Maroko, Tunisia, Aljazair, Jerman, Bulgaria, Jepang, Uruguay, Portugal, Inggris, Senegal, Mesir, Hungaria, Belanda,  Tiongkok. Afrika Selatan

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow