Regulasi Gaji Bisa Menjadi Faktor Penting Menjadi Keberhasilan PSMS
Regulasi Gaji Bisa Menjadi Faktor Penting Menjadi Keberhasilan PSMS
Ardi Nusri mengaku senang dengar kabar kepastian kompetisi. Hanya saja, ia mengatakan sedikit terkendala terhadap motivasi pemain mengenai gaji. Pasalnya PSSI telah mengeluarkan keputusan bahwa klub boleh negosiasi ulang dengan pemain. Kemudian manajemen juga masih bisa menggaji pemain sebesar 25 persen saja pada Bulan Juli dan Agustus dan September.
Kemudian, klub Liga 1 mengalami perubahan kontrak dengan kisaran 50 persen, sedangkan klub Liga 2 kisaran 60 persen dengan sekurang-kurangnya upah minimum regional.
"Kalau pemain ini ketika mendengar kompetisi jalan lagi, mereka bersemangat. Cuma ada terkendala sedikit mengenai hitam di atas putih mengenai gaji. Sudah jelas atau belum masalah ini, pasti ada sedikit tidaknya pengaruh terhadap pribadi masing-masing," kata Ardi Nusri.
"Tapi itu nanti manajemen yang akan bahas, setelah semua pemain berkumpul. Bagaimana kesepatakannya antar pemain dan manajemen. Karena mereka juga butuh kepastiannya," ucap Ardi Nusri.
Sembari menunggu kepastian masalah itu, Ardi tak luput memberikan motivasi kepada pemainnya agar bertindak profesional. Mengingat saat ini kompetisi sudah ada kepastian dijalankan. Artinya latihan yang digelar saat ini mulai menunjukkan progres untuk menatap Liga 2.
"Sekarang memang motivasi, diantara pemain ada yang berbeda-beda. Tergantung pribadinya sendiri. Tapi sudah saya sampaikan bertindak dan berpikir lah secara profesional. Nah ini tugas saya membantu mengajak dan meningkatkan motivasi mereka," pungkasnya.
What's Your Reaction?