Siang Ini Pencarian Bakat Beasiswa Djarum di Medan Berakhir

Siang Ini Pencarian Bakat Beasiswa Djarum di Medan Berakhir

Apr 11, 2015 - 09:33
 0
Siang Ini Pencarian Bakat Beasiswa Djarum di Medan Berakhir
Siang ini pencarian bakat di Kota Medan selesai
BOLAHITA - Menjelang berakhirnya Audisi Beasiswa Djarum Bulutangkis di Medan sudah menyisahkan 24 peserta. Jumlah ini nantinya akan bersaing memperebutkan 12 tiket menuju babak grandfinal di GOR Cemara Asri Medan pada hari Sabtu (11/4) ini.

Pembagian 12 tiket tersebut adalah delapan tiket untuk peserta kategori Putra U-13 dan U-15 yang mampu lolos ke babak semifinal. Sementara untuk kategori Putri U-13 dan U-15 diberikan bagi peserta yang lolos ke babak final.

Tim Penjaring Bakat Audisi Beasiswa Djarum Bulutangkis 2015, Rosiana Tendean, mengaku banyak melihat pemain muda berbakat bulutangkis dalam turnamen di Medan. Apalagi di kategori putra, di usia yang masih delapan dan sembilan tahun sudah memiliki teknik dasar bermain bulutangkis yang baik.

“Memang kelihatannya, para peserta sudah mempersiapkan diri dengan latihan yang rutin, sehingga ketika bermain di turnamen ini terlihat maksimal baik teknik maupun staminanya. Hanya saja siapapun yang nantinya lolos, harus tetap kerja keras karena selanjutnya akan bertanding dengan para pemenang dari tujuh kota lainnya di babak granfinal di Kudus,” terangnya.

Untuk super tiket tim penjaring bakat memang sudah melihat sejumlah pemain yang dinilai berbakat. Namun nantinya harus didiskusikan kembali bersama pemandu bakat lainnya. “Kalau saya ditanya berapa tiket, saya pikir satu tiket sudah mewakili, karena memang kalaupun nantinya yang terpilih usianya masih terlalu muda. Dan harus didampingi orang tua dan itu artinya akan menambah biaya yang cukup besar. Pasalnya panitia hanya menyediakan subsisdi sebesar dua juta,” beber Rosiana.

Pemain yang terpilih, kata Rosiana, pemain yang benar-benar berkompeten dan memiliki teknik yang baik. Selain itu, harus ditegaskan untuk super tiket memag tidak ada kuotanya.  "Juri menilai pemain dengan teknik yang baik, justru didominasi peserta asal Meulaboh. Untuk usia kami melihat kualitas merata, sedangkan untuk gender pemain putra lebih menonjol dengan teknik dan daya juang yang lebih besar," tegas pebulutangkis era 1980-90 an ini. 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow