BOLAHITA, SURABAYA - Irfan Jaya, winger yang baru saja gagal bertahan di Persebaya mengatakan sangat berat berpisah. Ini menjadi satu momen sulit yang harus dilaluinya selama karir sepakbolanya.
Bagaimana tidak, Irfan Jaya sudah enpat musim menjadi bagian Persebaya Surabaya. Di memasuki tahun kelima adalah momen perpisahan akibat tidak gagal menjalin kesepakatan dengan manajemen.
Irfan mengaku sangat sulit untuk membuat keputusan ini. Apalagi karena hubungannya dengan Persebaya sudah lebih dari sekedar pemain dan klub.
"Mengambil keputusan ini sangat berat buat saya. Saya sampai tidak bisa tidur memikirkan terus. Persebaya tim yang membesarkan saya dan sudah jadi keluarga saya," ucap Irfan Jaya.
Terakhir, Irfan mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Persebaya dan Bonek Mania. Ia mendoakan agar Bajol Ijo bisa lebih sukses ke depannya.
"Persebaya adalah tim pertama saya menjadi pemain profesional, jadi saya tidak akan pernah melupakan semua kenangan selama saya bermain di Persebaya. Saya berterima kasih kepada Persebaya karena mau menerima saya dengan baik. Semoga tim Persebaya kedepannya lebih baik lagi," terang Irfan.
"Untuk Bonek dan Bonita saya memohon maaf tidak bisa bersama-sama lagi musim ini. Bonek suporter yang sangat luar biasa semoga suatu saat kita bisa bertemu kembali," ucap Irfan.
Selama empat musim bersama Persebaya, Irfan telah menorehkan 98 penampilan di seluruh ajang resmi. Torehan 24 gol telah disarangkan ke gawang lawan selama pria dua anak tersebut berseragam Bajol Ijo.