BOLAHITA, JAKARTA - PSSI telah menyusun program TC Timnas Indonesia yang dimulai sejak di Jakarta mulai 8 hingga 28 Februari 2021 ini.
Timnas Indonesia direncanakan akan menjalani TC di Korea Selatan dan Uni Emirat Arab (UEA).
Menurut Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, pilihan lokasi TC di Korsel dan UEA dengan pertimbangan fasilitas dan kualitas calon lawan uji coba yang ada di kedua negara tersebut.
"Kami memilih tempat TC berfasilitas bagus dan di sana banyak calon lawan uji coba yang berkualitas," kata Indra Sjafri seperti dikutip dari Antara.
Menurut pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, rencana TC di Korsel dan UEA merupakan bagian dari 'road map' pelatih Shin Tae-yong untuk persiapan menghadapi SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam.
Maklum, pada gelaran SEA Games tahun ini, PSSI sangat menginginkan timnas Indonesia dapat menyumbangkan medali emas untuk kontingen Indonesia demi mengulang prestasi yang pernah diperoleh timnas Garuda Muda pada 1991.
"Itu merupakan road map dari pelatih Shin Tae-yong dan Direktur Teknik PSSI," kata Yunus Nusi.
Yunus belum ingin membuka detail rencana TC timnas Indonesia di Korsel dan UEA tersebut.
Meski begitu, 36 pemain yang dipanggil mengikuti TC timnas Indonesia di Jakarta diwajibkan membawa paspor asli dengan masa aktif minimal sampai Juli 2022.
Selama di Jakarta, para pemain yang berasal dari klub-klub yang bermain di Liga 1 itu akan menginap di Hotel Fairmont.
Arema menjadi klub yang mengirimkan jumlah pemain terbanyak dengan lima pemain, disusul Persebaya dan Bali United dengan empat pemain, dan klub-klub lainnya.