STADION TELADAN, BOLAHITA - PSBL Langsa memanfaatkan moment uji coba
PSMS Medan dengan kontestan Liga 1 untuk mengintip kekuatan calon lawannya di grup 1 Liga 2 musim 2017.
Amrustian, pelatih PSBL Langsa rela menempuh perjalanan dari Kota Langsa ke
Medan kurang lebih 4-5 jam. "Ya sudah pasti saya datang kemari untuk melihat sejauh mana permainan
PSMS Medan. Mereka sudah lama persiapan dan enggak salah juga datang mengintip," bilang Amrustian. Kehadiran mantan pemain
PSMS juara Perserikatan tahun 1985 ini pun sempat menjadi sorotan. Beberapa pecinta Ayam Kinantan pun menyalaminya di Stadion Teladan.
"Diluar ekspetasi. Saya pikir dengan latihan yang lama permainan
PSMS akan sangat baik," kata Amrustian.Dari tiga laga uji coba
PSMS di Stadion Teladan, Amrustian dua kali menyaksikan. Pertama saat melawan Persib Bandung dan kedua melawan Arema FC.
"Pemain seperti punya beban atau terbebani. Mereka tertekan dan tidak tau apa yang mau dibuat di lapangan. Padahal Arema sendiri mainnya tidak ngotot," bilang Amrustian.
Menurut Amrus - panggilan akrabnya performa Legimin Rahardjo dkk yang tidak memuaskan ini harus dijadikan kesempatan bagi kontestan lain. Dia berharap gaya bermain
PSMS dalam uji coba terakhir tanpa semangat berlanjut ke liga. "Mungkin kisruh kepengurusan klub berdampak ke tim. Jadi moment ini harus bisa kami manfaatkan di kompetisi," tegasnya.
Permainan yang demikian juga membuat Amrus tidak melihat kemampuan individu pemain PSMS. "Jutru di akhir menuju kick off Liga 2 ini, Saya melihat kepanikan soal merekrut pemain di PSMS. Mereka terlihat bingung mencari dan mendatangkan pemain. Ini kesempatan buat tim lain di grup 1 untuk menang," pungkas Amrus.