BOLAHITA, BANTUL - PSIS gagal melanjutkan tren positif dalam lanjutan GO-JEK Liga 1 2018. Menjamu Persija di Stadion Sultan Agung, Bantul, Mahesa Jenar kalah dengan skor 1-4.
Pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese, mengaku dirinya salah menerapkan strategi. Akibatnya PSIS babak-belur di kandang sendiri.
Perubahan strategi pada babak kedua yang lebih menekan, menjadi biang kerok karena meninggalkan banyak lubang di pertahanan. "Kekalahan ini bukan salah pemain. Tapi salah saya karena terlalu percaya diri dalam mengambil keputusan di babak kedua," kata Vincenzo Annese.
Pelatih asal Italia itu mengaku terlalu percaya diri untuk meminta pemain menyerang. Itu supaya di babak kedua bisa mencetak gol. Namun langkah itu justru keliru dan para pemain banyak lengah dalam melakukan penjagaan.
"Saya juga salah memasukkan pemain di pertandingan ini. Pemain belakang dan tengah tidak melakukan tekanan kepada pemain Persija," ujar Vincenzo Annese.
Hasil buruk ini membuat PSIS turun peringkat ke posisi 13 klasemen dengan 5 angka. Sedangkan Persija sementara di puncak klasemen Liga 1 dengan 10 poin.